KARO — Sebanyak 490 kepala keluarga (KK) warga Desa Kuta Tengah, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, dievakuasi menyusul erupsi Gunung Sinabung.
Proses evakuasi dilakukan oleh Satuan Tugas (Satgas) dan masih berlangsung pada Selasa, 1 September 2026.
Warga Kuta Tengah untuk sementara dievakuasi ke Desa Sukatepu, Kecamatan Naman Teran.
Baca Juga: Pemprov Sumut Kirim 1 Ton Makanan Siap Saji untuk Korban Gempa NTT Sekretaris Daerah Kabupaten Karo Gelora Kurnia Putra Ginting membenarkan adanya evakuasi tersebut.
Menurut dia, untuk sementara baru satu desa yang dievakuasi.
"Iya Kuta Tengah (dievakuasi), satu desa saja," kata Sekda Karo, Gelora Kurnia Putra Ginting, Selasa (1/9/2026).
Jumlah warga yang harus meninggalkan rumah diperkirakan mencapai 490-an KK.
Lokasi pengungsian berada di Losd Desa Sukatepu dan Koperasi Merah Putih Sukatepu, Kecamatan Naman Teran.
"Losd Desa Sukatepu dan Koperasi Merah Putih Sukatepu di Kecamatan Naman Teran," ujarnya.
Saat proses evakuasi berlangsung, personel TNI terlihat bergerak dari Posko Satgas untuk membantu mengevakuasi warga.
Pemerintah Kabupaten Karo sebelumnya merencanakan evakuasi warga dari dua desa sebagai tindak lanjut rekomendasi terkait aktivitas Gunung Sinabung.
Kedua desa tersebut adalah Desa Payung, Kecamatan Payung, dan Desa Kuta Tengah, Kecamatan Simpang Empat.