JAKARTA — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membantah kabar mengenai kebakaran di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Sabtu, 29 Agustus 2026.
Juru bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan asap yang terlihat di area basement bukan berasal dari kebakaran.
Asap tersebut muncul setelah sistem pencegahan kebakaran gedung merespons asap dari proses fogging.
Baca Juga: Gedung Merah Putih KPK Kebakaran, Api Muncul di Ruang Baterai Basement 1 "Kami konfirmasi bahwa tidak ada kebakaran di gedung Merah Putih KPK. Adapun kami sedang melakukan fogging di area gedung, kemudian dari asap fogging tersebut terdeteksi oleh alat fire fighting, yang kemudian merespons dengan mengeluarkan asap secara otomatis," kata Budi, Sabtu, 29 Agustus 2026.
Menurut Budi, asap yang dikeluarkan sistem fire fighting berfungsi untuk memadamkan api apabila terdapat percikan pada perangkat elektronik.
Dia menegaskan asap yang muncul di area tersebut bukan berasal dari api kebakaran.
"Jadi asap yang muncul tersebut bukan dari kebakaran, tapi dari alat fire fighting," katanya.
Budi mengatakan peristiwa tersebut terjadi di area basement, tepatnya ruang baterai UPS Gedung Merah Putih KPK.
Saat ini, kata dia, pihak KPK masih memastikan kondisi gedung tetap aman. Tim Biro Umum juga melakukan proses pengeluaran asap dari ruang baterai tersebut.
"Saat ini Tim Biro Umum sedang memvakum asap, dan pengecekan di area-area lainnya untuk memitigasi dan mencegah potensi risiko," katanya.
Berdasarkan pantauan pada sekitar pukul 12.35 WIB, aktivitas di Gedung Merah Putih KPK terpantau normal. Beberapa petugas keamanan terlihat berjaga di sekitar gedung.
Mobil pemadam kebakaran yang sebelumnya datang ke lokasi juga sudah tidak terlihat.