LAMPUNG UTARA — Polisi menyelidiki temuan benda menyerupai peluru mimis senapan angin di dalam potongan daging sapi yang menjadi menu Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) di SD Negeri 3 Sindang Sari, Kabupaten Lampung Utara.
Penyelidikan dilakukan Unit Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Satreskrim Polres Lampung Utara setelah video seorang guru yang menunjukkan benda tersebut beredar dan menjadi perhatian di media sosial.
Kasat Reskrim Polres Lampung Utara AKP Ivan Roland Cristofel mengatakan polisi masih mengumpulkan bahan keterangan untuk memastikan bagaimana benda menyerupai peluru tersebut dapat berada di dalam daging yang disajikan kepada siswa.
Baca Juga: Pemprov Sumut Perkuat Penanganan Stunting, Intervensi Sasar Remaja hingga Keluarga "Kami masih melakukan penyelidikan dan pengumpulan bahan keterangan untuk mengetahui secara pasti bagaimana benda tersebut bisa berada di dalam makanan," kata Ivan, Kamis (27/8/2026).
Penyelidikan dilakukan pada Kamis, 27 Agustus 2026, mulai pukul 09.00 WIB.
Petugas mendatangi SD Negeri 3 Sindang Sari dan dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sindang Sari Yayasan Pengembangan Potensi Sumber Daya Pertahanan (YPPSDP).
Polisi menggali informasi mengenai seluruh proses penyediaan daging, mulai dari pengadaan, penerimaan, pembersihan hingga pengolahan menjadi menu MBG.
Berdasarkan hasil pengumpulan bahan keterangan, menu yang dibagikan pada Rabu (12/8/2026) terdiri atas nasi putih, semur daging lada hitam, tempe crispy, tumis labu siam dan wortel, serta buah naga.
Daging sapi yang digunakan dalam menu tersebut dipasok dari seorang supplier di Desa Bumi Nabung, Kecamatan Rumbia, Kabupaten Lampung Tengah.
Jumlah daging yang dibeli untuk kebutuhan dapur MBG mencapai 95,85 kilogram.
Daging tersebut tiba di dapur SPPG sekitar pukul 20.23 WIB dalam kondisi telah dipotong per porsi.
Setelah diterima, daging dicuci hingga tiga kali dengan waktu sekitar 60 menit sebelum diungkep dan dimasak.