SIMALUNGUN — Seorang anak berusia 8 tahun, Qholil Hidayat Sitanggang, dilaporkan hanyut di aliran Sungai Tanjung Pinggir, wilayah Kota Pematangsiantar, Sumatera Utara, pada Senin, 17 Agustus 2026.
Tim gabungan hingga kini masih melakukan pencarian.
Qholil merupakan siswa SD 091608 Sinaksak dan warga Lingkungan V, Kelurahan Sinaksak, Kecamatan Tapian Dolok, Kabupaten Simalungun.
Baca Juga: Kabar Gembira untuk Guru! PPPK Bisa Ikut Seleksi PNS 2027, Menkeu Pastikan APBN Aman! Berdasarkan informasi yang dihimpun, Qholil saat itu bersama ayahnya mencari daun pisang di sekitar aliran sungai.
Korban diduga terpeleset dan jatuh ke sungai. Arus yang cukup deras kemudian membawa korban.
Peristiwa itu diperkirakan terjadi sekitar pukul 17.00 WIB.
Mendapat informasi tersebut, Pemerintah Kabupaten Simalungun melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah atau BPBD segera menuju lokasi untuk membantu proses pencarian.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Simalungun, Budiman Silalahi, juga turun langsung memantau pencarian dan berkoordinasi dengan unsur terkait.
"Mendengar peristiwa ini, kami bergegas turun ke lapangan dan terus berkoordinasi dengan seluruh unsur yang ada di lokasi. Harapan kita semua, korban segera ditemukan dan proses pencarian dapat berjalan secara maksimal," ujar Budiman di lokasi kejadian.
Tim BPBD Kabupaten Simalungun bergabung dengan tim gabungan untuk memperluas pencarian.
Petugas menyisir sepanjang aliran sungai dan sejumlah titik yang dinilai berpotensi menjadi lokasi korban.
Tim gabungan terdiri atas personel BPBD Kota Pematangsiantar dan Kabupaten Simalungun, unsur TNI dan Polri, relawan, serta masyarakat setempat.