NIAS SELATAN — Jalan penghubung Kecamatan Sidua'ori menuju Kecamatan Gomo, Kabupaten Nias Selatan, Sumatera Utara, putus total setelah badan jalan ambruk pada Sabtu, 8 Agustus 2026.
Ruas jalan tersebut menjadi akses penting bagi masyarakat menuju sejumlah desa di Kecamatan Gomo, di antaranya Desa Uluidanotae, Idanotae, Mazo, Umbunasi, dan Boronadu.
Putusnya jalan membuat kendaraan roda dua maupun roda empat tidak dapat melintas.
Baca Juga: Komisi III DPR Minta Tersangka Pembunuhan Bocah 6 Tahun di Tapsel Dihukum Maksimal Kondisi tersebut berdampak langsung terhadap aktivitas masyarakat, termasuk pendidikan dan kegiatan ekonomi.
Warga setempat, Yusman Zebua, menyampaikan keluhan melalui akun Facebook miliknya.
Ia mengatakan masyarakat kecewa karena akses jalan tersebut putus total.
"Segala aktivitas masyarakat akan terganggu baik proses pendidikan dimana para guru yang mau melewati jalan tersebut pulang pergi setiap hari. Dan teristimewa segala kebutuhan pokok yang di datangkan dari luar sudah pasti di lakukan bongkar muat dan di situ tentu naik harga drastis dan hasil bumi turun dengan sendirinya," ungkapnya.
Menurut warga, kerusakan jalan tersebut juga berpotensi menghambat distribusi kebutuhan pokok.
Barang yang sebelumnya dapat diangkut menggunakan kendaraan kini harus melalui proses bongkar muat akibat akses yang terputus.
Kondisi itu dikhawatirkan membuat harga kebutuhan masyarakat meningkat.
Di sisi lain, hasil pertanian dan perkebunan warga juga berpotensi sulit dibawa keluar dari wilayah tersebut.
Masyarakat berharap pemerintah daerah segera memperbaiki jalan yang ambruk tersebut.