Cuaca Ekstrem Melanda Kabupaten Karo: Banjir Bandang dan Longsor Terjadi di Beberapa Wilayah

BITVonline.com - Jumat, 11 Oktober 2024 10:58 WIB

SUMUT -Akibat cuaca ekstrem yang melanda Kabupaten Karo, bencana alam seperti longsor dan banjir bandang mulai terjadi di beberapa wilayah. Puncak kejadian berlangsung pada Rabu (9/10) ketika Kecamatan Juhar dilaporkan mengalami longsor di empat titik dan banjir bandang.

Peristiwa terbaru terjadi di Kecamatan Tigabinanga, di mana banjir bandang melanda daerah tersebut pada Kamis (10/10) malam sekitar pukul 22.00 WIB. Kapolsek Tigabinanga, Iptu Solo Bangun, membenarkan bahwa bencana ini disebabkan oleh meluapnya Sungai Lau Jandi Namo Karang dan Lau Tir akibat curah hujan yang sangat tinggi.

“Debit aliran dua sungai tersebut meningkat drastis, yang mengakibatkan banjir meluap ke pemukiman warga,” jelas Iptu Solo. Banjir bandang ini tidak hanya menerjang rumah-rumah warga, tetapi juga merusak lahan pertanian yang menjadi sumber penghidupan bagi masyarakat setempat.

Dampak dari bencana ini sangat signifikan. Jembatan penghubung antara Desa Kuta Raja dan Kelurahan Tigabinanga putus total, mengakibatkan akses vital bagi warga terputus. “Putusnya jembatan ini sangat mengganggu mobilitas warga dan distribusi barang,” imbuhnya.

Meskipun tidak ada laporan korban jiwa, kerugian material yang ditimbulkan cukup besar. Diperkirakan, kerugian mencapai sekitar Rp 600.000.000. Tercatat, tiga rumah di Desa Gunung terendam air dan lumpur, sementara satu rumah milik Isna br Sebayang bahkan hanyut terbawa arus banjir.

Banjir ini juga berdampak pada lahan pertanian, di mana sekitar 30 hektar lahan dilaporkan terdampak dan mengalami gagal panen. “Ini tentu akan berpengaruh besar terhadap ekonomi warga yang menggantungkan hidupnya dari pertanian,” tambah Iptu Solo.

Beberapa rumah yang terdampak diantaranya adalah milik Mastura br Perangin angin (48), Wardana Sebayang (50), dan Dian Apriandi (40), yang semuanya adalah warga Desa Gunung. Setelah bencana terjadi, personel Polsek Tigabinanga segera bergerak cepat ke lokasi untuk melakukan pengecekan dan mengevakuasi warga yang terkena dampak.

Petugas juga berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait, termasuk Camat Tigabinanga, Kepala Desa Gunung, dan Kepala Desa Kuta Raja untuk penanganan lebih lanjut. “Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi bencana susulan, mengingat cuaca masih tidak menentu,” tegasnya.

Dengan kejadian ini, diharapkan masyarakat dapat lebih siap dan paham akan risiko yang ada, serta tetap mengikuti informasi resmi dari pemerintah setempat mengenai perkembangan situasi cuaca dan potensi bencana di daerah mereka.

(n/014)

Editor
:
Sumber
:

Tag:

Berita Terkait

Peristiwa

Qodari Ungkap Alasan Prabowo Perketat Pengawasan Ekspor Komoditas Strategis

Peristiwa

KPK Soroti Putusan MK Soal Kerugian Negara, Sebut BPK Bisa Kewalahan Tangani Semua Perkara

Peristiwa

DPR Desak Pemerintah Tak Diam Soal WNI di Kapal Kemanusiaan yang Ditahan Israel

Peristiwa

Kemensos Siapkan Dana Rp1 Triliun Lebih untuk Pemulihan Aceh, Sumut, dan Sumbar

Peristiwa

Pemkot Medan Tanggung Biaya Pengobatan Korban Begal, Rico Waas Terbitkan Perwal Baru

Peristiwa

DWP Sumut Ajak Perempuan Lawan KDRT, Suara Diam Tak Lagi Jadi Pilihan