BANDA ACEH – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat sebanyak sembilan gempa susulan terjadi setelah gempa berkekuatan magnitudo (M) 5,6 mengguncang Kabupaten Gayo Lues, Aceh, pada Rabu (22/7/2026) siang.
Kepala Stasiun Geofisika BMKG Aceh Besar, Andi Azhar, mengatakan hingga siang hari aktivitas gempa susulan masih terus terpantau oleh peralatan pemantauan seismik BMKG.
"Sampai dengan saat ini terjadi sembilan gempa susulan," ujar Andi Azhar.
Baca Juga: Wagub Aceh Sambangi Dayah Abu Paya Pasi, Perkuat Sinergi Pemerintah dan Ulama BMKG menjelaskan gempa utama berkekuatan M5,6 dirasakan cukup kuat di wilayah Gayo Lues dengan intensitas mencapai skala V MMI. Pada tingkat ini, getaran dirasakan hampir seluruh masyarakat, sejumlah barang di dalam rumah dapat bergeser atau terjatuh, sementara benda-benda yang digantung tampak bergoyang.
Selain di Gayo Lues, guncangan gempa juga dirasakan di sejumlah daerah lain di Aceh dan Sumatera Utara. Di antaranya Aceh Tenggara dengan intensitas IV MMI, Aceh Barat Daya, Aceh Tengah, Bener Meriah, Aceh Timur, Aceh Utara, dan Lhokseumawe pada kisaran III hingga IV MMI.
Getaran juga dirasakan masyarakat di Medan, Deli Serdang, Sibolga, Aceh Selatan, dan Aceh Tamiang dengan intensitas III MMI. Sementara wilayah Langsa, Pidie, dan Pidie Jaya merasakan getaran dengan intensitas II MMI.
Hingga berita ini diturunkan, belum terdapat laporan resmi mengenai korban jiwa maupun kerusakan bangunan akibat gempa tersebut. BMKG juga menyebut belum ada informasi apakah sembilan gempa susulan yang terjadi turut dirasakan masyarakat.
Sebelumnya, gempa bumi berkekuatan M5,6 mengguncang Gayo Lues pada pukul 11.18 WIB. Episentrum gempa berada di darat, sekitar 41 kilometer timur laut Gayo Lues pada koordinat 4,25 Lintang Utara dan 97,62 Bujur Timur dengan kedalaman 10 kilometer.
BMKG memastikan gempa tersebut tidak berpotensi menimbulkan tsunami, namun masyarakat diimbau tetap tenang, tidak mudah percaya informasi yang belum terverifikasi, serta terus mengikuti informasi resmi dari BMKG terkait perkembangan aktivitas gempa susulan.* (ds/dh)