MEDAN – Upaya pencarian korban ledakan rumah di Kompleks Grand Polonia, Kota Medan, akhirnya membuahkan hasil.
Pada hari kedua proses evakuasi, tim SAR gabungan berhasil menemukan korban terakhir yang sebelumnya tertimbun reruntuhan bangunan.
Korban ditemukan sekitar pukul 18.00 WIB setelah petugas melakukan pencarian intensif di antara puing-puing rumah berlantai tiga tersebut.
Baca Juga: Respons Kecelakaan Maut Sibolangit, Bobby Nasution Usulkan Pemisahan Jalan Truk hingga Pembangunan Tol Medan–Berastagi Kapolrestabes Medan Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak menyampaikan bahwa korban keenam sekaligus korban terakhir telah berhasil dievakuasi dari lokasi kejadian.
"Puji Tuhan, sekitar pukul 18.00 WIB, korban keenam atau korban terakhir berhasil ditemukan," ujar Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak.
Korban terakhir diketahui berjenis kelamin perempuan dan merupakan pekerja yang selama ini beraktivitas di rumah tersebut.
Jenazah korban ditemukan di area lantai dua, lokasi yang sebelumnya juga menjadi titik ditemukannya korban lain.
Dengan ditemukannya korban terakhir, pihak kepolisian memastikan seluruh korban dalam insiden ledakan tersebut telah berhasil dievakuasi.
Kapolrestabes Medan menjelaskan, total terdapat enam korban akibat ledakan rumah di Kompleks Grand Polonia.
Dari jumlah tersebut, tiga orang dinyatakan meninggal dunia, dua orang masih menjalani perawatan medis, dan satu korban lainnya dalam kondisi sehat.
"Sudah dapat disimpulkan, bahwa sampai saat ini korban meninggal dunia tiga orang dan dua masih mendapatkan perawatan dan satu sehat walafiat," katanya.
Sebelumnya, tim gabungan melakukan pencarian secara bertahap karena kondisi bangunan mengalami kerusakan berat.