MEDAN – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polrestabes Medan masih mendalami penyebab kecelakaan beruntun yang melibatkan sembilan kendaraan di kawasan Jalan Jamin Ginting, tepatnya di depan Restoran Garuda, Desa Sukamakmur, Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang. Sopir truk fuso yang diduga menjadi pemicu kecelakaan disebut berpeluang ditetapkan sebagai tersangka.
Kasat Lantas Polrestabes Medan, AKBP Sri Lestari Widodo, mengatakan pengemudi truk fuso bermuatan air mineral bernama Broson Sinaga saat ini masih menjalani proses pemeriksaan bersama sejumlah saksi.
"Untuk sopirnya berpeluang menjadi tersangka dalam kasus ini. Saat ini kami masih memeriksa sejumlah saksi agar proses hukum tidak cacat. Yang bersangkutan akan segera ditetapkan sebagai tersangka, tinggal menunggu waktu," ujar Sri Lestari Widodo, Sabtu (18/7/2026).
Baca Juga: Hotman Paris Ungkap Kejanggalan di Kasus Febrie Adriansyah: Tan Kian Disebut Pemberi Rp50 Miliar, Kok Belum Jadi Tersangka? Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, truk yang dikemudikan Broson Sinaga diduga mengalami gagal rem sejak melintas di kawasan The Hill Sibolangit.
Meski mengetahui kendaraannya mengalami gangguan, sopir disebut tetap melanjutkan perjalanan sambil berupaya menghindari kendaraan yang berada di depannya.
Namun, saat memasuki lokasi kejadian, arus lalu lintas dalam kondisi melambat sehingga tabrakan beruntun yang melibatkan sembilan kendaraan tidak dapat dihindari.
"Dari kawasan The Hill kendaraan sudah mengalami gagal rem dan sopir terus berusaha menghindari kendaraan lain. Dengan kondisi jalan yang didominasi turunan menuju Medan, pengemudi tetap harus mempertanggungjawabkan perbuatannya," katanya.
Polisi masih terus mendalami penyebab pasti kecelakaan, termasuk mengumpulkan keterangan saksi dan alat bukti untuk melengkapi proses penyidikan.
Sementara itu, jumlah korban meninggal dunia dipastikan tidak bertambah. Delapan korban lainnya yang mengalami luka berat maupun luka ringan hingga kini masih menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Adam Malik Medan.
"Seluruh korban masih menjalani penanganan medis. Saat ini kami juga masih berada di lokasi untuk melakukan pengecekan ulang serta pengaturan arus lalu lintas," pungkas Sri Lestari Widodo.
Polisi memastikan proses penyelidikan akan terus dilakukan hingga seluruh rangkaian penyebab kecelakaan terungkap dan penanganan hukum dapat berjalan sesuai ketentuan.* (mi/dh)