MEDAN — Teka-teki kematian seorang aparatur sipil negara (ASN) Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Nias Utara, Apriaman Lase, hingga kini masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.
Apriaman ditemukan meninggal dunia setelah diduga terjatuh dari lantai 12 Apartemen Skyview Setiabudi, Jalan Abdul Hakim, Kecamatan Medan Selayang, Kota Medan.
Peristiwa tersebut sempat menghebohkan masyarakat dan ramai diperbincangkan di media sosial.
Baca Juga: Usai Dua Terdakwa Dapat Pemaafan Hakim dalam Kasus Pertalite Jeriken di Medan, Kuasa Hukum Minta SPBU dan Pengawas Ikut Diselidiki Namun, hingga saat ini polisi masih mendalami penyebab pasti kematian korban.
Dalam perkembangan terbaru, Unit Pidana Umum (Pidum) Sat Reskrim Polrestabes Medan dikabarkan mengamankan dua orang perempuan.
Keduanya disebut diamankan di kawasan Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang, pada Sabtu pagi, 11 Juli 2026.
Salah seorang perwira di Satreskrim Polrestabes Medan membenarkan adanya pengamanan tersebut.
"Benar, ada dua perempuan yang diamankan," ucapnya, Minggu (12/7/2026).
Meski demikian, polisi belum menjelaskan secara rinci mengenai identitas maupun status hukum kedua perempuan tersebut.
Perwira berpangkat dua balok emas itu mengatakan, pihaknya masih melakukan pemeriksaan dan pendalaman untuk menentukan langkah selanjutnya.
"Nanti dulu, masih proses. Nanti kalau sudah kelar akan disampaikan," tuturnya.
Sebelumnya, insiden kematian Apriaman Lase terjadi di Apartemen Skyview Setiabudi, Medan.