DELI SERDANG — Sebanyak 30 orang sempat terjebak di ketinggian wahana bianglala pasar malam yang berada di Desa Lau Dendang, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, Sabtu malam, 11 Juli 2026.
Peristiwa menegangkan itu terjadi sekitar pukul 21.51 WIB ketika wahana permainan tersebut tiba-tiba berhenti beroperasi saat para pengunjung masih berada di dalam kabin bianglala.
Dari jumlah tersebut, terdapat 14 anak-anak dan 16 orang dewasa yang harus menunggu proses penyelamatan dari petugas di tengah kondisi penuh kepanikan.
Baca Juga: Fakta Terbaru Dugaan Pelecehan Seksual Mahasiswa FEB USU, CHS Mangkir dari Pemanggilan Satgas PPKS "Sebanyak 30 orang terjebak Wahana Bianglala yang berhenti beroperasi,,di atas ketinggian dan menunggu pertolongan dengan penuh harap," tulis akun Instagram @pasdamkar_deliserdang dalam laporan proses penyelamatan dan evakuasi, Minggu pagi, 12 Juli 2026.
Mengetahui kejadian tersebut, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kabupaten Deli Serdang langsung menuju lokasi untuk melakukan penyelamatan.
Untuk mempercepat proses evakuasi, Disdamkarmat Kota Medan turut membantu dengan mengerahkan satu unit kendaraan skylift.
"Dalam situasi yang membutuhkan penanganan khusus, DISDAMKARMAT Pemerintah Kota Medan turut hadir memberikan dukungan penuh dengan mengerahkan 1 unit skylift untuk mempercepat dan mempermudah proses evakuasi," tulis dalam unggahan penyelamatan tersebut.
Proses evakuasi berlangsung secara bertahap dengan mengutamakan keselamatan para pengunjung yang masih berada di atas wahana.
Berkat koordinasi antara petugas pemadam kebakaran, tim penyelamat, relawan, serta unsur terkait lainnya, seluruh warga yang terjebak akhirnya berhasil diturunkan dengan selamat.
Detik-detik penyelamatan berlangsung cukup dramatis. Petugas harus memastikan setiap orang yang berada di ketinggian dapat dievakuasi dengan aman.
Berdasarkan laporan Disdamkarmat Deli Serdang, seluruh 30 pengunjung yang berada di wahana bianglala berhasil diselamatkan.
Namun, dua orang dari pihak pengelola wahana dilaporkan mengalami luka akibat kejadian tersebut.