JAKARTA – Kaca bagian depan Gedung Badan Gizi Nasional (BGN) di Jakarta Pusat pecah pada Kamis (9/7/2026).
Peristiwa tersebut sempat mengundang perhatian karena petugas kepolisian dan Tim Indonesia Automatic Fingerprint Identification System (INAFIS) mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan.
Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Reynold EP Hutagalung mengatakan dugaan sementara menunjukkan kaca pecah akibat pengaruh perbedaan suhu antara bagian luar gedung dan ruangan yang menggunakan pendingin udara (AC).
Baca Juga: Demo Hari Ini di Jakarta Pusat, Polisi Kerahkan 1.069 Personel Gabungan "Pecahan kaca di gedung BGN. Pecahan kaca diduga karena di luar suhu yang panas dan di dalam dengan menggunakan AC sehingga memuai yang mengakibatkan kaca pecah," kata Reynold, Kamis (9/7/2026).
Menurut Reynold, petugas telah melakukan pengecekan di lokasi kejadian.
Berdasarkan keterangan pengelola gedung, peristiwa serupa bukan kali pertama terjadi.
"Disampaikan pihak pengelola gedung atas nama Martin bahwasanya dalam 1 tahun bisa 1 sampai 2 kali kaca gedung pecah saat musim panas atau kemarau," ujarnya.
Berdasarkan pantauan di lokasi sekitar pukul 14.36 WIB, kaca bagian depan gedung terlihat pecah dengan serpihan kaca berserakan di halaman.
Petugas memasang garis polisi berwarna hitam dan kuning di sekitar lokasi untuk mengamankan area.
Sebuah kendaraan INAFIS juga tampak berada di depan gedung.
Sejumlah personel kepolisian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), sementara petugas lainnya berjaga di sekitar pintu masuk gedung.
Hingga saat ini, belum ada laporan mengenai korban jiwa maupun korban luka akibat insiden tersebut.