JAKARTA – Sebuah restoran di Jalan Cipete Raya, Cilandak, Jakarta Selatan, menjadi lokasi penggeledahan aparat kepolisian pada Rabu (8/7/2026).
Belasan personel polisi bersenjata tampak berjaga di sekitar lokasi sejak siang hari.
Selain restoran tersebut, petugas juga memasuki sebuah tempat penukaran uang (money changer) yang berada tepat di samping bangunan itu.
Baca Juga: Kadisdik Langkat Akui Sempat Diperiksa KPK Usai OTT Bupati Ondim Pantauan di lokasi menunjukkan pengamanan dimulai sekitar pukul 11.30 WIB dan berlangsung hingga sore hari.
Arus lalu lintas di kawasan Cipete Raya sempat mengalami kepadatan, sementara sejumlah warga yang melintas terlihat berhenti sejenak untuk memperhatikan aktivitas aparat.
Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, mengatakan penggeledahan tersebut berkaitan dengan penyidikan dugaan tindak pidana korupsi yang melibatkan perkara batu bara yang berkaitan dengan PLN, Asabri, dan Krakatau Steel.
Menurut Budi, proses penyidikan dilakukan oleh tim gabungan Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortas Tipidkor) Mabes Polri bersama Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya.
"Rangkaian penggeledahan ini bagian dari proses penyidikan di dalam mencari, mengumpulkan barang bukti untuk pemenuhan dalam proses penyidikan," kata Budi saat ditemui di lokasi, Rabu.
Ia menjelaskan, pengerahan personel dalam jumlah besar merupakan bagian dari prosedur standar kepolisian ketika melaksanakan penggeledahan pada perkara yang memerlukan pengamanan khusus.
Hingga berita ini ditulis, kepolisian belum mengungkap secara rinci barang bukti yang diamankan maupun pihak-pihak yang menjadi sasaran penyidikan dalam perkara tersebut.
Proses penggeledahan masih menjadi bagian dari tahapan penyidikan guna melengkapi alat bukti yang dibutuhkan dalam penanganan kasus dugaan korupsi tersebut.* (km/ad)