SERDANG BEDAGAI - Seorang remaja yang dilaporkan tenggelam di aliran Sungai Ular, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara, diketahui merupakan sosok pendiam. Korban bahkan telah membeli perlengkapan dan seragam untuk memasuki jenjang SMA pada tahun ajaran baru.
Korban bernama Agok, pelajar yang baru lulus kelas IX SMP dan merupakan warga Desa Jambur Pulau, Kecamatan Perbaungan. Hingga Sabtu (4/7/2026) malam, proses pencarian oleh tim gabungan masih terus dilakukan.
Kerabat korban, Zul, mengatakan sebelum peristiwa terjadi, Agok bersama lima rekannya sempat berkunjung ke Desa Suka Mandi Hilir, Kecamatan Pagar Merbau, Kabupaten Deli Serdang. Mereka berangkat menggunakan sepeda motor dengan cara berboncengan tiga.
Baca Juga: TNI Tambah Pengamanan di Titik Rawan Papua Usai Pilot AMA Tewas Ditembak KKB "Jumat sore sekitar pukul 18.00 WIB mereka jalan-jalan ke Sukamandi Hilir. Setelah itu mereka mandi di Sungai Ular," ujar Zul, Sabtu (4/7/2026).
Menurut Zul, saat mandi di sungai, tiga orang sempat terseret arus. Dua di antaranya berhasil diselamatkan, sementara Agok diduga tenggelam dan belum ditemukan.
"Katanya korban sempat mau ditarik, tetapi tidak bisa. Seperti ada yang menarik dari dalam sungai," tuturnya.
Zul mengungkapkan, Agok dikenal sebagai anak yang pendiam dan tidak banyak berbicara. Keluarga pun masih berharap korban segera ditemukan.
"Tahun ajaran baru ini dia sudah mau masuk SMA Swasta Satria Darma Perbaungan. Seragam dan perlengkapan sekolahnya juga sudah dibeli. Tinggal menunggu masuk sekolah," katanya.
Sebelumnya, tim Basarnas bersama unsur TNI, Polri, BPBD, dan warga telah melakukan pencarian sejak Jumat (3/7/2026) malam. Upaya pencarian dilakukan dengan penyelaman di lokasi korban diduga tenggelam serta menyusuri aliran Sungai Ular menggunakan perahu karet.
Hingga berita ini ditulis, korban masih belum ditemukan dan proses pencarian terus berlanjut.* (mi/dh)