BANDA ACEH – Satu korban insiden ledakan di Kapal Aceh Hebat (AH) 2, Fakhri Herdieco, meninggal dunia saat menjalani perawatan intensif di RSUD Zainoel Abidin, Banda Aceh. Korban diketahui merupakan taruna asal Binjai, Sumatera Utara, Minggu (21/6/2026).
Kabar meninggalnya Fakhri juga dibenarkan melalui unggahan media sosial Politeknik Pelayaran (Poltekpel) Malahayati, Aceh Besar. Pihak kampus menyampaikan duka mendalam atas kepergian salah satu taruna mereka.
"Segenap civitas akademika Politeknik Pelayaran Malahayati Aceh menyampaikan ucapan duka cita yang mendalam atas wafatnya Fakhri Herdieco," tulis unggahan tersebut.
Baca Juga: Ledakan di Kapal Aceh Hebat 2 di Pelabuhan Ulee Lheue, 14 Orang Dilarikan ke Rumah Sakit GM ASDP Cabang Banda Aceh, Andri Setiawan, juga membenarkan kabar duka tersebut. Ia menyampaikan belasungkawa dan memastikan pihaknya terus berkoordinasi dalam penanganan para korban.
"PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) menyampaikan duka cita yang mendalam atas wafatnya Fakhri," ujarnya.
Sebelumnya, ledakan terjadi di Kapal Aceh Hebat 2 yang tengah bersandar di Pelabuhan Ulee Lheue, Banda Aceh. Insiden itu menyebabkan belasan taruna Poltekpel Malahayati mengalami luka bakar, termasuk kepala kamar mesin kapal.
Ledakan diduga berasal dari salah satu pompa di ruang mesin saat kegiatan pembelajaran teknis berlangsung di dalam kapal. Saat itu para taruna sedang mengikuti praktik pengenalan mesin kapal di bawah instruktur.
Peristiwa tersebut masih dalam proses investigasi pihak terkait untuk memastikan penyebab pasti insiden.*
(ds/dh)