MEDAN – Polda Sumatera Utara memastikan pengamanan aksi unjuk rasa yang digelar sejumlah elemen mahasiswa dan masyarakat di Kota Medan berlangsung secara humanis, aman, dan kondusif.
Kepala Bidang Humas Polda Sumut, Kombes Pol Ferry Walintukan, mengatakan seluruh personel yang bertugas telah diarahkan untuk mengedepankan pendekatan persuasif dalam mengawal jalannya demonstrasi.
Menurut Ferry, langkah tersebut merupakan bagian dari arahan Kapolda Sumut agar peserta aksi dapat menyampaikan aspirasi secara terbuka tanpa mengabaikan ketertiban umum dan keselamatan bersama.
Baca Juga: Puluhan Aksi Unjuk Rasa Warnai Jabodetabek, Ini Tuntutan yang Disuarakan! "Kami mengawal kegiatan mahasiswa dan masyarakat dengan pendekatan humanis. Seluruh personel telah diingatkan untuk memberikan pelayanan yang baik selama kegiatan berlangsung," ujar Ferry, Rabu (17/6/2026).
Ia menjelaskan, kehadiran aparat kepolisian dalam setiap aksi unjuk rasa bertujuan menjaga keamanan, mengatur arus lalu lintas, serta mengantisipasi potensi gangguan yang dapat menghambat jalannya kegiatan.
Polda Sumut, kata dia, menghormati hak masyarakat untuk menyampaikan pendapat di muka umum sebagaimana dijamin oleh peraturan perundang-undangan. Karena itu, kepolisian berkomitmen memberikan ruang bagi peserta aksi selama berlangsung secara tertib dan sesuai aturan yang berlaku.
"Tugas kami memastikan kegiatan berjalan aman dan lancar, sekaligus mencegah terjadinya gesekan atau hal-hal yang tidak diinginkan," katanya.
Untuk mendukung kelancaran pengamanan, jumlah personel yang diterjunkan pada aksi hari ini disebut lebih banyak dibandingkan pengamanan demonstrasi sebelumnya. Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk antisipasi agar seluruh rangkaian kegiatan tetap berlangsung kondusif.
Polda Sumut berharap seluruh elemen yang terlibat dalam aksi penyampaian aspirasi dapat menjaga ketertiban dan mengedepankan dialog sehingga pesan yang disampaikan dapat diterima dengan baik tanpa mengganggu aktivitas masyarakat lainnya.*
(mi/dh)