JAKARTA – Gelombang aksi unjuk rasa mewarnai sejumlah wilayah di Jakarta, Depok, Tangerang, dan Bekasi pada Rabu, 17 Juni 2026.
Ribuan massa dari berbagai elemen masyarakat, mulai dari mahasiswa, organisasi kemasyarakatan, kelompok pekerja, hingga aktivis, turun ke jalan menyuarakan beragam tuntutan terkait kebijakan pemerintah dan isu dugaan korupsi.
Salah satu aksi terbesar berlangsung di kawasan Silang Selatan Monas, Jakarta Pusat.
Baca Juga: Tuai Pro-Kontra! Warga Keluhkan Jalan Rusak, Bupati Deli Serdang: Masyarakat Bayar Pajak atau Tidak? Uang Pemerintah dari Mana? Sekitar 8.000 peserta yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Jakarta Timur menyampaikan tuntutan agar pemerintah mengusut tuntas dugaan korupsi dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Di sisi lain, massa juga meminta program tersebut tetap dilanjutkan karena dinilai memberikan manfaat bagi masyarakat.
Program MBG menjadi salah satu isu yang paling banyak disuarakan dalam berbagai aksi yang berlangsung hari ini.
Sejumlah kelompok mahasiswa mendesak pemerintah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap tata kelola program tersebut agar lebih transparan dan tepat sasaran.
Sementara kelompok lainnya meminta adanya pergantian pejabat yang dianggap bertanggung jawab atas berbagai persoalan yang muncul dalam pelaksanaannya.
Selain isu MBG, kebijakan ekonomi pemerintah juga menjadi perhatian para demonstran.
Beberapa kelompok mahasiswa dan organisasi masyarakat menyuarakan penolakan terhadap potensi kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM), sekaligus meminta pemerintah menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok yang dinilai semakin membebani masyarakat.
Di kawasan Gedung DPR/MPR RI, berbagai kelompok massa mengangkat isu yang beragam.
Mulai dari penolakan revisi Undang-Undang Kepolisian, evaluasi kebijakan promosi jabatan di institusi Polri, hingga tuntutan pengusutan dugaan korupsi terkait renovasi ruang kerja anggota DPR.