BANDA ACEH – Kepolisian Resor Kota (Polresta) Banda Aceh bersama tim Polda Aceh masih menyelidiki penyebab ledakan yang terjadi di kamar mesin kapal penyeberangan KMP Aceh Hebat 2. Peristiwa tersebut mengakibatkan sedikitnya 15 orang mengalami luka bakar.
Kasat Reskrim Polresta Banda Aceh Kompol Miftahuda Dhiza Fezuono mengatakan, korban terdiri dari 14 orang taruna Politeknik Pelayaran Malahayati dan satu orang anak buah kapal (ABK).
"Kami bersama tim Ditreskrimum Polda Aceh dan Ditpolairud Polda Aceh mendalami penyebab ledakan di KMP Aceh Hebat 2 yang mengakibatkan belasan orang mengalami luka bakar," kata Miftahuda, Sabtu (13/6/2026).
Baca Juga: Rutinitas Pagi Nelayan Lam Awe Aceh Besar, Ombak, Ikan Segar, dan Rezeki di Tepi Pantai Ledakan terjadi saat kapal baru tiba di Pelabuhan Ulee Lheue, Banda Aceh, setelah berlayar dari Pelabuhan Balohan, Kota Sabang. Saat kejadian, para taruna diketahui sedang mengikuti kegiatan praktik lapangan di atas kapal.
Menurut polisi, ledakan terjadi secara tiba-tiba di bagian kamar mesin kapal. Namun hingga kini penyebab pasti insiden tersebut masih dalam proses penyelidikan.
"Tiba-tiba ledakan terjadi. Kami belum bisa memastikan penyebabnya karena masih dalam penyelidikan. Ledakan terjadi di kamar mesin," ujarnya.
Para korban saat ini telah dievakuasi dan menjalani perawatan di Instalasi Gawat Darurat RSUD dr. Zainoel Abidin (RSUDZA) Banda Aceh. Kondisi korban beragam, mulai dari luka bakar ringan hingga berat.
Pihak kepolisian juga masih melakukan pendataan dan identifikasi korban secara menyeluruh, termasuk berkoordinasi dengan pihak rumah sakit terkait perkembangan kondisi para korban.
Peristiwa ledakan ini sebelumnya terjadi saat kapal roro KMP Aceh Hebat 2 bersandar di Pelabuhan Ulee Lheue, yang kemudian menyebabkan kepanikan di lokasi kejadian dan melukai belasan orang.*
(mt/dh)