ASAHAN – Kapal nelayan KM Mitra Jaya dilaporkan tenggelam di Perairan Tanjung Api, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara.
Dalam peristiwa tersebut, 21 awak kapal berhasil selamat, sementara dua orang lainnya hingga kini masih dalam pencarian tim SAR gabungan.
Kepala Dinas Penerangan Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral) I, Kolonel Laut Wahyu Kurniawan, mengatakan proses pencarian terhadap dua korban masih terus dilakukan dengan menyisir lokasi kejadian.
Baca Juga: Diduga Ditolak Saat Daftarkan Anak, Orang Tua Murid Keluhkan Sikap Kepala SDN 01 Labuhan Ruku ke Disdik Batu Bara "Dua nelayan yang hilang akibat tenggelamnya KM Mitra Jaya terus dilakukan pencarian oleh tim SAR gabungan. Hingga hari ini, tim masih menyisir Perairan Tanjung Api," kata Wahyu, Jumat (5/6/2026).
Kapal tersebut diketahui membawa 23 orang awak saat insiden terjadi pada Selasa (2/6/2026) sekitar pukul 19.00 WIB.
Berdasarkan keterangan awal, kapal mengalami kebocoran di tengah pelayaran.
Para awak kapal sempat berupaya mengeluarkan air yang masuk menggunakan pompa.
Namun, volume air yang terus bertambah membuat kapal tidak dapat diselamatkan dan akhirnya tenggelam dalam waktu sekitar 15 menit.
Dari total penumpang, 21 orang berhasil menyelamatkan diri dan telah kembali ke rumah masing-masing. Sementara dua orang lainnya dinyatakan hilang.
Adapun dua korban yang masih dalam pencarian yakni nakhoda kapal bernama Kahwi (60) dan seorang anak buah kapal (ABK) bernama Jamil.
"Operasi pencarian sebelumnya sempat dihentikan sementara dan kembali dilanjutkan hari ini," ujar Wahyu.
Tim SAR gabungan masih terus melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian dengan harapan kedua korban segera ditemukan.*