BATU BARA, 4 Juni 2026 – Gelombang kekecewaan masyarakat terhadap pelayanan listrik di Kabupaten Batu Bara, Sumatera Utara, semakin menguat. Warga dari berbagai kecamatan mengeluhkan seringnya terjadi pemadaman listrik yang dinilai telah mengganggu aktivitas sehari-hari, usaha kecil, hingga pelayanan publik.
Akibat kondisi tersebut, muncul desakan dari sejumlah elemen masyarakat agar manajemen PLN wilayah Tanjung Tiram dievaluasi secara menyeluruh. Manajer PLN Tanjung Tiram bahkan dinilai gagal memberikan solusi konkret terhadap persoalan pemadaman listrik yang terus berulang di wilayah Batu Bara. Keluhan mengenai pemadaman listrik di wilayah Tanjung Tiram dan sekitarnya juga telah beberapa kali menjadi sorotan masyarakat dalam beberapa tahun terakhir.
Warga mengaku kesal karena pemadaman sering terjadi tanpa pemberitahuan yang jelas. Kondisi tersebut menyebabkan kerugian bagi pelaku usaha, mengganggu kegiatan belajar, serta menimbulkan kekhawatiran terhadap kerusakan peralatan elektronik akibat arus listrik yang tidak stabil.
Baca Juga: Bobby Nasution Gandeng Provider Telekomunikasi Perluas Internet hingga Daerah Blankspot Sumut "Setiap minggu hampir selalu ada pemadaman. Kami sebagai pelanggan merasa dirugikan. PLN harus memberikan penjelasan yang terbuka dan solusi yang nyata," ungkap salah seorang warga Batu Bara yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan.
Masyarakat menilai sudah saatnya pihak PLN melakukan evaluasi terhadap kinerja jajaran pengelola kelistrikan di wilayah Tanjung Tiram apabila memang terbukti tidak mampu meningkatkan kualitas pelayanan kepada pelanggan.
Di sisi lain, beberapa laporan sebelumnya juga menunjukkan bahwa petugas PLN Tanjung Tiram pernah mendapat apresiasi atas respons cepat dalam menangani gangguan tertentu. Namun, warga menilai perbaikan insidental saja tidak cukup apabila pemadaman listrik masih terus berulang dan menjadi keluhan utama masyarakat.
Masyarakat berharap PLN Unit Induk Distribusi Sumatera Utara segera turun tangan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem distribusi listrik di Kabupaten Batu Bara. Selain itu, warga meminta adanya transparansi terkait penyebab pemadaman yang kerap terjadi serta langkah konkret untuk mencegah gangguan serupa terulang kembali.
Hingga berita ini diturunkan, belum terdapat keterangan resmi dari pihak PLN Tanjung Tiram terkait desakan masyarakat tersebut.*
(dh)