MEDAN- Sebuah truk Colt Diesel bermuatan karton mengalami kecelakaan tunggal hingga terbalik di Fly Over Amplas, Jalan Sisingamangaraja, Kecamatan Medan Amplas, Kota Medan, Rabu (3/6/2026) pagi. Tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut, namun arus lalu lintas sempat mengalami gangguan akibat muatan yang berserakan di badan jalan.
Kecelakaan terjadi sekitar pukul 05.00 WIB saat truk bernomor polisi K 9831 FS melaju dari arah Kota Medan menuju Lubuk Pakam.
Kasat Lantas Polrestabes Medan AKBP S.L. Widodo mengatakan, berdasarkan hasil penyelidikan awal, kecelakaan diduga disebabkan pengemudi yang mengantuk sehingga kehilangan konsentrasi saat mengemudikan kendaraan.
Baca Juga: Roy Suryo dan Tifa Segera Disidang, Pengacara Jokowi: Saatnya Fakta dan Hoaks Dibuktikan di Pengadilan "Truk melintas di Fly Over Amplas dan mengalami kecelakaan tunggal hingga akhirnya terbalik. Dugaan sementara pengemudi dalam kondisi mengantuk sehingga kehilangan kendali," ujar Widodo, Rabu (3/6/2026).
Akibat kecelakaan tersebut, muatan karton yang dibawa truk tumpah dan berserakan di badan jalan. Kondisi itu sempat menghambat arus kendaraan yang melintas di kawasan Fly Over Amplas.
Petugas Satlantas Polrestabes Medan yang menerima laporan langsung turun ke lokasi untuk melakukan pengamanan serta pengaturan lalu lintas guna mengurangi kepadatan kendaraan.
"Kami melakukan pengamanan dan pengaturan lalu lintas di sekitar lokasi kejadian agar proses evakuasi berjalan lancar dan tidak menimbulkan kemacetan yang lebih panjang," kata Widodo.
Selain melakukan pengaturan arus kendaraan, petugas juga mengamankan lokasi kecelakaan sambil menunggu proses evakuasi truk dan pembersihan material karton yang berserakan di jalan.
Beruntung tidak ada korban luka maupun korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Sopir truk dilaporkan selamat dan tidak mengalami cedera serius.
Hingga siang hari, proses evakuasi kendaraan dan pembersihan lokasi terus dilakukan untuk mengembalikan kondisi lalu lintas menjadi normal.
Polisi mengimbau para pengemudi, khususnya sopir kendaraan angkutan barang, agar memastikan kondisi fisik dalam keadaan prima sebelum melakukan perjalanan guna menghindari risiko kecelakaan lalu lintas akibat kelelahan atau mengantuk saat berkendara.*
(ds/dh)