BATUBARA – Warga Kecamatan Tanjung Tiram, Kabupaten Batu Bara, mengeluhkan sering terjadinya pemadaman listrik dalam beberapa pekan terakhir. Kondisi tersebut memicu keresahan masyarakat karena dinilai sangat merugikan aktivitas warga dan pelaku usaha.
Pada Minggu pagi (10/05/2026), keluhan masyarakat kembali mencuat setelah listrik beberapa kali padam tanpa kepastian. Warga mengaku khawatir pemadaman yang terus berulang dapat menyebabkan kerusakan alat elektronik hingga memicu kebakaran akibat arus listrik yang tidak stabil.
"Kami sangat kecewa. Listrik sering mati hidup tanpa pemberitahuan yang jelas. Banyak alat elektronik warga yang terancam rusak," ujar salah seorang warga dengan nada kesal.
Baca Juga: Pemkab Asahan Terima Silaturahmi IKDH Deli Tua, Perkuat Sinergi Bangun Kesehatan Masyarakat. Masyarakat menilai kinerja pimpinan PLN Unit Tanjung Tiram tidak profesional dalam menangani persoalan kelistrikan di wilayah tersebut. Mereka meminta pihak PLN segera memberikan penjelasan terbuka terkait penyebab seringnya pemadaman listrik yang terjadi.
Tidak sedikit warga yang mendesak agar Manager PLN Unit Tanjung Tiram dicopot dari jabatannya apabila tidak mampu memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat.
"Kami minta ada evaluasi serius. Jangan sampai masyarakat terus dirugikan akibat pemadaman listrik yang terus berulang," ungkap warga lainnya.
Warga berharap pihak terkait, termasuk manajemen PLN wilayah Sumatera Utara, segera turun tangan untuk melakukan pembenahan serta memastikan pasokan listrik kembali normal dan stabil di Kecamatan Tanjung Tiram dan sekitarnya.*
(dh)