LANGKAT – Seorang pelajar yang sempat hanyut di Sungai Wampu, Kecamatan Wampu, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia setelah dilakukan pencarian selama dua hari oleh tim gabungan BPBD dan warga setempat.
Korban diketahui bernama Adit (15), warga Dusun II Desa Stungkit, Kecamatan Wampu. Jasad korban ditemukan pada Jumat (8/5/2026) malam sekitar pukul 20.00 WIB.
"Korbannya sudah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia setelah pencarian dilakukan selama dua hari," ujar Kepala Pelaksana BPBD Pemkab Langkat, Ansyari Ramli, Sabtu (9/5/2026).
Baca Juga: Bagaimana Cara Berbakti kepada Orang Tua yang Telah Meninggal? Ini Penjelasannya Peristiwa itu bermula saat korban bersama sembilan rekannya mandi di Sungai Wampu usai pulang sekolah sekitar pukul 10.00 WIB. Namun sekitar 30 menit kemudian, dua pelajar dilaporkan hanyut terseret arus sungai.
Satu korban berhasil diselamatkan warga yang berada di sekitar lokasi. Sementara Adit hilang terbawa derasnya arus Sungai Wampu hingga akhirnya dilakukan pencarian oleh petugas BPBD bersama masyarakat.
Tim gabungan menyisir aliran sungai hingga akhirnya korban ditemukan beberapa kilometer dari lokasi awal hanyut. Setelah ditemukan, jasad korban langsung dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.
BPBD Langkat mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di sungai, terutama di tengah kondisi cuaca yang tidak menentu dan arus air yang cukup deras.
Selain melakukan pencarian, BPBD juga terus memantau perkembangan cuaca melalui informasi dari BMKG dan menyebarluaskan peringatan dini kepada masyarakat sebagai langkah antisipasi potensi bencana hidrometeorologi.*
(mi/dh)