MALUKU -Gunung Ibu di Halmahera Barat, Maluku Utara, kembali meletus pada Jumat, 1 November 2024, pukul 10.06 WIT. Erupsi ini menghasilkan kolom abu vulkanik setinggi 1.000 meter di atas puncak gunung, yang teramati mencapai ketinggian sekitar 2.325 meter di atas permukaan laut.
Petugas Pos Gunung Api, M. Richard Chaniago, mengungkapkan bahwa kolom abu berwarna kelabu dengan intensitas tebal bergerak ke arah selatan. Erupsi ini juga terdeteksi di seismograf dengan amplitudo maksimum 28 mm dan durasi 105 detik.
Richard mengimbau masyarakat yang tinggal di sekitar Gunung Ibu, serta para pengunjung dan wisatawan, untuk tidak beraktivitas dalam radius 4 km dari puncak gunung. Dia juga menekankan perlunya perluasan sektoral hingga 7 km ke arah bukaan kawah di bagian utara dari kawah aktif.
“Jika terjadi hujan abu, kami sarankan masyarakat yang beraktivitas di luar rumah untuk menggunakan pelindung hidung dan mulut (masker) serta kacamata untuk melindungi mata,” katanya.
Dengan erupsi ini, pihak berwenang mengingatkan agar masyarakat tetap waspada dan mengikuti perkembangan informasi terkini mengenai aktivitas vulkanik Gunung Ibu.
(N/014)