MEDAN – Peristiwa tragis terjadi di kawasan perairan Pelabuhan Belawan, Medan, Sumatera Utara, saat sebuah sampan nelayan terhimpit kapal MV Segara Bali dan dermaga 103 Pelindo Ujung Baru. Akibat kejadian itu, seorang nelayan dilaporkan meninggal dunia.
Korban diketahui bernama Jainal Abidin (37), yang saat kejadian sedang berada di atas sampan miliknya.
Kadispen Kodaeral I Kolonel Laut Wahyu Kurniawan mengatakan, peristiwa tersebut terjadi pada Selasa (28/4/2026) siang. Sementara jasad korban baru ditemukan pada Rabu (29/4/2026) pagi sekitar pukul 06.50 WIB.
Baca Juga: Awas Macet! 18 Ruas Jalan di Medan Ditutup Mulai 16.00 WIB Jelang May Day "Korban ditemukan di bawah badan kapal, tidak jauh dari lokasi awal sampan diduga tenggelam," ujar Wahyu.
Menurutnya, sampan korban diduga terhimpit akibat arus kuat dari kapal yang sedang bersandar di dermaga. Arus tersebut kemudian menyeret sampan hingga terjepit antara kapal dan struktur dermaga.
Peristiwa itu pertama kali diketahui warga sekitar sebelum dilaporkan ke TNI AL. Setelah menerima laporan, personel gabungan dari TNI AL, Basarnas, dan kepolisian langsung melakukan pencarian di lokasi kejadian.
Dalam proses pencarian, sejumlah barang milik korban sempat ditemukan mengapung di sekitar perairan. Setelah penyisiran lebih lanjut, jasad korban akhirnya berhasil ditemukan pada pagi hari.
"Jenazah kemudian diserahkan kepada pihak keluarga dan dibawa ke rumah duka di Belawan Bahagia melalui jalur laut," jelasnya.
Hingga kini, pihak berwenang masih melakukan pendalaman terkait penyebab pasti insiden tersebut, termasuk dugaan kuat pengaruh arus kapal saat proses sandar.*
(ds/dh)