DELI SERDANG- Tim SAR gabungan menghentikan sementara proses pencarian korban bencana longsor di Desa Sembahe, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara. Saat ini, operasi dilanjutkan dengan pemantauan di lokasi kejadian.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Medan Hery Marantika mengatakan keputusan tersebut diambil setelah seluruh korban yang dilaporkan telah ditemukan.
"Proses pencarian kita hentikan sementara dan dilanjutkan dengan pemantauan," ujar Hery, Rabu (8/4/2026).
Baca Juga: Area Longsor Sibolangit Ditutup Sementara, Warga Diimbau Menjauh Ia menjelaskan, dari total korban yang dilaporkan, sebanyak enam orang telah ditemukan. Lima di antaranya meninggal dunia, sementara satu korban selamat dan saat ini menjalani perawatan intensif.
Tim SAR tetap bersiaga di posko untuk mengantisipasi kemungkinan adanya korban lain yang belum terdata atau tertimbun material longsor.
"Operasi SAR dilanjutkan dengan pemantauan sambil menunggu kemungkinan adanya korban lain," jelasnya.
Sebelumnya, Badan Penanggulangan Bencana Daerah Sumatera Utara melaporkan lima korban meninggal dunia akibat longsor tersebut. Para korban merupakan warga sekitar yang rumahnya tertimbun material longsor.
Adapun korban meninggal dunia di antaranya Gobal Sembiring (39), Riski Sembiring (14), Boy Simorangkir (51), Rosmawati Br Ginting (49), dan Jamillah Br Ginting (48). Sementara korban selamat, Sehat Br Taringan (65), masih menjalani perawatan.
Peristiwa longsor ini menjadi perhatian serius pemerintah daerah mengingat potensi bencana serupa di wilayah rawan longsor di Sumatera Utara.*
(mt/dh)