ACEH TENGAH – Sebuah video yang menunjukkan seorang tenaga kesehatan di Rumah Sakit Datu Beru, Aceh Tengah, sedang berjoget saat melakukan operasi terhadap pasien, memicu kontroversi di media sosial.
Video tersebut pertama kali diunggah oleh akun TikTok @ibs.datu.beru dan dengan cepat menyebar luas, menimbulkan reaksi beragam dari masyarakat.
Beberapa warganet mengkritik keras perbuatan tenaga medis tersebut, yang dianggap tidak menunjukkan etika profesionalisme.
Baca Juga: Kejaksaan Gunungsitoli Tahan Direktur PT VCM Terkait Korupsi Pembangunan RSU Nias Rp 38 Miliar Tenaga kesehatan yang terlihat dalam video itu diketahui berinisial RA, seorang staf di ruang bedah rumah sakit tersebut.
Dalam video berdurasi singkat itu, RA terlihat berjoget sambil melaksanakan tindakan medis, yang tentunya berhubungan langsung dengan keselamatan pasien yang tengah berada di meja operasi.
Menanggapi viralnya video tersebut, Direktur RSUD Datu Beru, Gusnarwin, menyayangkan tindakan yang dilakukan oleh oknum tenaga kesehatan tersebut.
Gusnarwin menegaskan bahwa apa yang dilakukan oleh RA bukan hanya melanggar etika profesi, tetapi juga berpotensi mencoreng nama baik rumah sakit yang memiliki tanggung jawab besar terhadap keselamatan dan kesejahteraan pasien.
"Menindaklanjuti hal tersebut, kami telah melakukan rapat internal dan memanggil yang bersangkutan. Kami juga akan melaporkan permasalahan ini kepada BKPSDM Aceh Tengah agar saudara RA dapat diproses sesuai aturan kepegawaian," ungkap Gusnarwin dalam keterangannya, Rabu (1/4/2026).
Pihak rumah sakit menegaskan bahwa mereka tidak akan mentolerir perilaku yang dapat merusak integritas profesionalisme tenaga medis, apalagi yang berkaitan dengan prosedur medis yang vital.
Gusnarwin menambahkan, tindakan RA jelas tidak mencerminkan standar etika yang diharapkan dari seorang tenaga kesehatan yang harus menjaga keseriusan dalam menjalankan tugasnya.
"Hal ini menjadi pelajaran sekaligus peringatan bagi pegawai lain agar kejadian serupa tidak terulang kembali. RSUD Datu Beru berkomitmen untuk menjaga disiplin dan integritas di kalangan seluruh pegawai kami," tegas Gusnarwin.
Selain itu, manajemen RSUD Datu Beru juga berencana untuk menindaklanjuti masalah ini dengan langkah disiplin sesuai dengan peraturan yang berlaku.