SERDANG BEDAGAI – Sebuah kecelakaan tragis terjadi di Jalan Tol Sei Rampah, Kilometer 54, yang melibatkan kendaraan Toyota Kijang Kapsul dan truk trailer, pada Kamis (26/3/2026) pagi.
Insiden tersebut menyebabkan seorang warga negara Malaysia, Zumadi (42), mengalami luka berat. Kecelakaan terjadi sekitar pukul 04.05 WIB, saat kedua kendaraan melaju dari arah Sei Rampah menuju Kota Medan.
Kasat PJR Polda Sumut, AKBP Dhery Fajariandono, mengungkapkan bahwa kecelakaan bermula ketika pengemudi Kijang Kapsul tidak mampu mengantisipasi jarak dengan kendaraan truk yang berada di depannya.
Baca Juga: Satu Korban Luka Berat Akibat Pohon Tumbang di Kawasan Hotel Bukit Randu Akibatnya, mobil tersebut menabrak bagian belakang truk trailer yang melaju di depan mereka. Tak lama setelah kejadian, truk tersebut meninggalkan lokasi tanpa bertanggung jawab.
"Truk trailer itu langsung pergi usai kejadian. Kami tengah melakukan penyelidikan terkait identitas pengemudi truk tersebut," kata Dhery Fajariandono, Kamis (26/3/2026).
Kecelakaan tersebut mengakibatkan kerusakan parah pada bagian depan mobil Kijang. Dua orang yang berada di dalam mobil, termasuk korban Zumadi, terpaksa dilarikan ke rumah sakit.
Zumadi, yang diketahui berprofesi sebagai wiraswasta asal Johor, Malaysia, mengalami luka berat dan langsung dievakuasi menggunakan ambulans ke RS Grand Medistra Lubuk Pakam untuk mendapatkan perawatan intensif.
Selain Zumadi, satu korban lainnya adalah Kholik Uni (38), warga Peukan Bada, Aceh Besar, yang mengalami luka ringan.
Petugas di lokasi segera melakukan evakuasi korban dan mengamankan tempat kejadian perkara (TKP). Arus lalu lintas pun diatur agar tidak terjadi kemacetan, sementara barang bukti kecelakaan juga sudah dikumpulkan.
"Kerugian materiil akibat kecelakaan ini diperkirakan mencapai Rp50 juta. Kami akan terus melanjutkan penyelidikan lebih lanjut mengenai identitas truk yang melarikan diri setelah kejadian," tambah Dhery.
Pihak kepolisian meminta kepada masyarakat yang memiliki informasi terkait truk trailer tersebut untuk segera melapor. Investigasi lebih lanjut masih terus dilakukan untuk mengungkap penyebab dan identitas pengemudi truk.*
(ds/dh)