NIAS UTARA — Satu unit rumah berbahan papan di Desa Lolofaoso, Kecamatan Lotu, Kabupaten Nias Utara, Sumatera Utara, ludes terbakar pada Rabu dini hari.
Peristiwa ini menewaskan dua orang, termasuk seorang balita.
Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Nias Utara, Hadiran Zega, mengatakan kebakaran terjadi sekitar pukul 02.00 WIB.
Baca Juga: Bobby Nasution Dorong Pemetaan Pembangunan di Nias Utara untuk Prioritas Tepat Sasaran Api dengan cepat membesar dan melahap seluruh bangunan yang terbuat dari kayu.
"Api tidak sempat dipadamkan dan cepat menyambar," ujar Hadiran, Rabu, 25 Maret 2026.
Dalam peristiwa tersebut, terdapat tiga orang korban.
Dua di antaranya meninggal dunia, yakni Ferida Gulo (31) dan seorang balita berusia sekitar 2,5 tahun. Sementara satu korban lainnya mengalami luka bakar dan kini menjalani perawatan intensif di rumah sakit.
Warga sekitar sempat berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya, namun upaya tersebut tidak berhasil karena kobaran api terlanjur membesar.
Petugas Satuan Polisi Pamong Praja yang juga bertugas sebagai pemadam kebakaran kemudian dikerahkan ke lokasi dan berhasil memadamkan api, meski rumah sudah dalam kondisi hangus.
"Korban sudah kami evakuasi setelah api berhasil dipadamkan," kata Hadiran.
Ia menjelaskan, cepatnya penyebaran api dipicu oleh struktur bangunan yang terbuat dari kayu serta banyaknya bahan mudah terbakar di dalam rumah.
Korban yang meninggal diketahui bekerja sebagai penjahit, sehingga terdapat banyak kain yang mempercepat kobaran api.