LAMPUNG – Seiring dengan padatnya arus mudik Lebaran 2026 dari Pulau Jawa menuju Pulau Sumatera, sebuah video viral yang memperlihatkan kericuhan pemudik motor di Pelabuhan Bakauheni, Lampung, menghebohkan publik.
Dalam video tersebut, terlihat para pemudik yang kecewa dan berteriak kesal karena kapal yang sudah dekat dengan pelabuhan tak kunjung bersandar.
Video yang beredar menunjukkan para pemudik motor telah menunggu sejak pukul 03.00 dini hari hingga pukul 11.00 WIB, namun kapal yang dijanjikan tak kunjung merapat.
Baca Juga: Muhammadiyah Tegaskan Perbedaan Hari Raya Idul Fitri 1447 H Bukan Bentuk Ketidaktaatan pada Pemerintah Ketidakpastian ini menambah kesulitan bagi para pemudik yang sudah lelah menunggu di pelabuhan.
Dalam video tersebut, tidak disebutkan nama kapal yang terlibat, namun kondisi yang terekam menunjukkan ketegangan yang cukup tinggi di antara penumpang.
Menanggapi hal ini, Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry, Heru Widodo, membenarkan adanya insiden tersebut.
Ia menjelaskan bahwa kapal yang terlibat dalam kejadian itu merupakan kapal swasta, bukan kapal milik PT ASDP.
"Iya, itu kapal swasta. Yang tadi pagi terjadi ini adalah kapal swasta," ujar Heru dalam konferensi pers yang digelar pada Kamis (19/3/2026) malam.
Heru mengaku belum mengetahui alasan pasti mengapa kapal tersebut terlambat bersandar di Pelabuhan Bakauheni, meskipun kapal sudah berada dekat dengan pelabuhan.
Ia memastikan bahwa pihaknya akan segera melakukan evaluasi terkait insiden ini bersama dengan Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP).
"Tentunya nanti kami akan evaluasi dan kami bersama dengan KSOP akan melanjutkan penyelidikan terkait kejadian ini, termasuk keterlambatan kapal yang bersandar di Bakauheni tadi siang," jelas Heru.
Sebagai langkah tindak lanjut, PT ASDP Indonesia Ferry berjanji untuk menyelidiki kejadian tersebut dan mengambil langkah-langkah yang diperlukan agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang.