BATU BARA — Di saat kebutuhan uang tunai meningkat jelang Lebaran, mesin ATM milik Bank Rakyat Indonesia (BRI) di Kecamatan Talawi justru tak bisa digunakan.
ATM yang berada di Jalan Besar Imam Bonjol, Desa Indrayaman, dilaporkan lumpuh total.
Baca Juga: Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Aceh Tetapkan 50 Lokasi Solat Idul Fitri 20 Maret 2026, Warga Diimbau Saling Menghormati Perbedaan Layanan tarik tunai dan setor tunai sama-sama tidak berfungsi—membuat nasabah terpaksa mencari alternatif lain.
Situasi ini memicu gelombang keluhan. Warga mengaku, gangguan seperti ini bukan hal baru.
"Sudah sering terjadi. Setiap mau Lebaran, pasti bermasalah," ujar seorang warga.
Kondisi tersebut dinilai sangat merugikan. Pasalnya, momen menjelang hari raya adalah waktu paling sibuk bagi masyarakat dalam melakukan transaksi keuangan—mulai dari belanja kebutuhan hingga mengirim uang ke keluarga di kampung halaman.
Yang lebih mengundang tanda tanya, gangguan ATM ini disebut-sebut kerap terjadi berulang setiap tahun di waktu yang hampir sama.
Kebetulan atau ada yang perlu dievaluasi?
Di tengah keterbatasan akses ATM, sebagian nasabah mengaku terpaksa beralih ke layanan agen BRILink. Namun, langkah ini bukan tanpa biaya.
Nasabah harus merogoh kocek tambahan sekitar Rp3.000 hingga Rp5.000 per transaksi.
"Kalau ATM rusak, mau tidak mau ke BRILink. Tapi kami jadi harus bayar lagi," keluh warga lainnya.