BATU BARA – Isu kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) menjelang Hari Raya Idulfitri 2026 mulai meresahkan masyarakat di Kabupaten Batu Bara, Sumatera Utara.
Dampaknya, sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) dipadati kendaraan yang mengantre panjang untuk mendapatkan BBM. Pantauan di SPBU milik Pertamina yang berlokasi di Jalan Imam Bonjol, Kecamatan Tanjung Tiram, pada Jumat (06/04/2026), menunjukkan antrean kendaraan roda dua dan roda empat mengular hingga ke badan jalan.
Warga berbondong-bondong datang mengisi BBM karena khawatir kehabisan stok menjelang Lebaran. Salah seorang pengendara yang mengantre mengaku sudah hampir satu jam menunggu giliran.
Baca Juga: Stok BBM Aman, Wali Kota Medan Ajak Masyarakat Beli Sesuai Kebutuhan Menurutnya, antrean semakin panjang seiring bertambahnya jumlah masyarakat yang datang ke SPBU. "Sudah hampir satu jam saya menunggu. Antrean terus bertambah karena banyak warga yang takut BBM habis menjelang Lebaran," ujarnya. Ia menjelaskan, kepadatan di SPBU tersebut dipicu oleh isu kelangkaan BBM yang beredar luas di tengah masyarakat.
Kekhawatiran semakin meningkat setelah muncul kabar konflik di kawasan Timur Tengah yang dikhawatirkan berdampak pada distribusi energi global. Namun demikian, sejumlah warga menduga bahwa kepadatan tidak sepenuhnya disebabkan oleh kebutuhan masyarakat biasa.
Ada kemungkinan oknum tertentu memanfaatkan situasi dengan melakukan pengepulan atau penimbunan BBM untuk dijual kembali dengan harga lebih tinggi. "Diduga ada oknum yang mengepul BBM supaya cepat habis di SPBU, lalu dijual kembali dengan harga lebih mahal," ungkap seorang warga. Masyarakat meminta aparat kepolisian dan instansi terkait segera turun tangan melakukan pengawasan ketat di lapangan.
Jika benar terdapat praktik pengepulan atau penimbunan, warga berharap aparat dapat menindak tegas pelakunya agar tidak merugikan masyarakat luas. Warga juga berharap pihak terkait memastikan distribusi BBM tetap lancar dan stok tersedia, sehingga masyarakat tidak perlu panik atau berebut bahan bakar menjelang Hari Raya Idulfitri. Situasi ini menjadi perhatian serius, mengingat kebutuhan masyarakat terhadap BBM biasanya meningkat menjelang musim mudik dan perayaan Lebaran.*
(ad)