JAKARTA – Sejumlah planet di tata surya diperkirakan akan tampak berderet jika diamati dari Bumi pada 28 Februari 2026.
Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat atau NASA menyebut fenomena ini dikenal sebagai planetary parade.
Istilah tersebut kerap dimaknai sebagai kesejajaran planet.
Baca Juga: Awali Safari Ramadhan 1447 H, Pemkab Asahan Kunjungi 13 Kecamatan dan Salurkan Bantuan untuk Rumah Ibadah serta Anak Yatim Namun secara astronomis, posisi itu bukan berarti seluruh planet berada dalam satu garis lurus sempurna.
Planet-planet hanya tampak berdekatan dari sudut pandang pengamat di Bumi.
Dalam peristiwa kali ini, Merkurius, Venus, Jupiter, dan Saturnus dapat diamati tanpa alat bantu optik jika kondisi langit cerah.
Adapun Uranus dan Neptunus memerlukan teleskop untuk terlihat lebih jelas.
Fenomena ini tidak terjadi setiap tahun.
Bagi penggemar astronomi, momen tersebut menjadi kesempatan untuk menyaksikan beberapa planet dalam satu rentang waktu pengamatan.
Mengutip laporan Live Science pada Jumat, 27 Februari 2026, pengamatan ideal dilakukan sekitar 30 hingga 60 menit setelah Matahari terbenam.
Pengamat disarankan mencari lokasi dengan cakrawala barat yang terbuka dan minim polusi cahaya.
Merkurius dan Venus akan tampak rendah di dekat cakrawala barat, sementara Saturnus berada sedikit lebih tinggi.