BADUNG – Hujan deras disertai angin kencang selama dua hari terakhir menyebabkan luapan air di Kelurahan Seminyak, Kecamatan Kuta, Selasa (24/2/2026).
Kawasan Jalan Kunti II, yang menjadi titik vital pariwisata dan pemukiman, tergenang banjir hingga mengganggu aktivitas masyarakat.
Menanggapi kondisi darurat tersebut, jajaran Kodim 1611/Badung segera menurunkan personel gabungan.
Baca Juga: TNI AL Evakuasi Warga Terjebak Banjir di Sesetan Denpasar, Prioritaskan Lansia dan Anak-anak Operasi evakuasi dipimpin Danramil 1611-03/Kuta Mayor Inf Hendra Gunawan, dengan dukungan penuh dari pasukan Yonif 741/Garuda Nusantara.
Dandim 1611/Badung, Kolonel Inf I Putu Tangkas Wiratawan, S.IP., menegaskan bahwa kehadiran TNI merupakan wujud nyata kepedulian terhadap masyarakat di masa sulit.
"TNI harus hadir di tengah-tengah kesulitan rakyat. Saya telah instruksikan kepada Danramil untuk terus memantau debit air dan memastikan seluruh sarana evakuasi, seperti perahu karet, siap digunakan sewaktu-waktu. Kami juga berkoordinasi dengan Pemkab Badung dan BPBD untuk langkah mitigasi lanjutan," ujar Kolonel Tangkas.
Wakil Bupati Badung, Bagus Alit Sucipta, yang meninjau lokasi, turut mengapresiasi kesigapan personel TNI.
Evakuasi warga dan pengamanan barang berharga berjalan tertib dan kondusif.
Di akhir keterangan, Dandim mengimbau masyarakat tetap tenang namun waspada menghadapi cuaca ekstrem yang berpotensi berlangsung beberapa hari ke depan.
"Kami meminta masyarakat segera melapor ke aparat kewilayahan atau Babinsa jika melihat tanda-tanda kenaikan air yang membahayakan, agar langkah antisipasi bisa diambil sedini mungkin," pungkasnya.
Evakuasi cepat ini menjadi salah satu upaya mitigasi bencana di kawasan pariwisata Bali, sekaligus menunjukkan peran strategis TNI dalam membantu masyarakat menghadapi situasi darurat.*