TAPANULI TENGAH – Banjir bandang kembali melanda Kelurahan Hutanabolon, Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah, Rabu sore, 11 Februari 2026, usai hujan deras mengguyur wilayah tersebut.
Sungai yang sebelumnya sempat dinormalisasi kembali meluap, membawa material kayu dan membanjiri permukiman warga.
Bupati Tapteng Masinton Pasaribu mengatakan, banjir mulai naik sekitar pukul 17.00 WIB akibat hujan deras di hulu sungai dan wilayah Pandan.
Baca Juga: Bupati Masinton Buka Konferensi KSPSI Tapteng, Dorong Pekerja Jadi Motor Pemulihan Pasca Bencana "Alur sungai yang kemarin kita normalkan itu, kita pasang tanggul darurat, airnya penuh, bukan cuma air tapi juga kayu-kayu," ujar Masinton.
Video yang dikirim Masinton memperlihatkan banjir merendam Lorong 4 Kelurahan Hutanabolon.
Warga tampak panik mengevakuasi kendaraan dan barang-barang, sementara ketinggian air nyaris mencapai badan jembatan.
Saat ini, warga telah dievakuasi ke lokasi aman, termasuk sekolah setempat, untuk menghindari risiko lebih besar.
Tapteng sebelumnya juga diterjang banjir bandang dan longsor akhir tahun lalu.
Data terakhir menunjukkan 128 orang meninggal dunia dan 35 hilang. Pemerintah setempat terus memantau kondisi sungai dan wilayah rawan bencana untuk mencegah dampak lebih luas.*
(ds/dh)