HUMBAHAS - Hujan deras yang mengguyur Kecamatan Onan Ganjang, Kabupaten Humbang Hasundutan, pada Selasa, 3 Februari 2026, mengakibatkan kembali terputusnya akses jalan menuju Desa Batu Nagodang Siatas, khususnya di area Jembatan Sementara Aek Sipoti.
Kondisi ini sempat mengganggu mobilitas warga dan transportasi logistik di desa tersebut.
Menanggapi kejadian itu, Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan bergerak cepat.
Baca Juga: SMP Negeri 013 Sibuntuon Parpea Terima Kunjungan Tim Korea dalam Program "Indonesia Visiontrip" Pada Rabu, 4 Februari 2026, Sekretaris Daerah Chiristison R. Marbun, bersama Asisten Perekonomian dan Pembangunan Martogi Purba, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Reinward Marpaung, serta sejumlah staf, melakukan peninjauan lapangan.
Anggota DPRD Kabupaten Humbang Hasundutan, Rustam Marbun, turut hadir dalam kunjungan tersebut.
Dalam peninjauan ini, Pemkab langsung menurunkan satu unit excavator untuk melakukan penanganan darurat pada badan jalan yang terdampak
Langkah sementara ini diambil agar akses jalan kembali dapat dilalui masyarakat sebelum pembangunan Tembok Penahan Tanah (TPT) permanen dimulai.
Penanganan darurat dilaksanakan secara gotong royong antara pemerintah kabupaten dan pemerintah desa setempat, dan diperkirakan akses jalan akan kembali normal pada sore hari.
Pembangunan TPT sebagai solusi permanen direncanakan akan dimulai pada bulan Maret mendatang.
Kegiatan ini akan didanai melalui Belanja Tidak Terduga (BTT) dengan mekanisme pergeseran anggaran, sebagai langkah preventif untuk mencegah kerusakan berulang akibat curah hujan tinggi di kawasan tersebut.*
(ad)