CILACAP, JAWA TENGAH – Kebakaran hebat melanda pusat perbelanjaan Rita Pasaraya di Jalan Ahmad Yani, Kabupaten Cilacap, pada Senin (2/2/2026) malam.
Polisi menduga peristiwa ini dipicu oleh korsleting listrik, meski penyelidikan lebih lanjut masih dilakukan.
Kapolresta Cilacap, Kombes Budi Adhy Buono, mengatakan bahwa api pertama kali terlihat sekitar pukul 22.05 WIB di plafon lantai satu, tepatnya di area antara ruang genset dan ruang pendingin.
Baca Juga: Kebakaran Hebat Landa Swalayan di Cilacap, Warga Panik Saat Api Membesar "Berdasarkan hasil sementara, kebakaran diduga dipicu korsleting listrik dan masih dalam pendalaman," ujarnya, Selasa (3/2).
Upaya pemadaman awal oleh petugas internal menggunakan alat pemadam ringan (APAR) tidak berhasil. Api kemudian menjalar ke lantai dua yang merupakan area gudang fashion.
Kepulan asap hitam pekat terlihat membubung dari sisi kiri atas bangunan, hingga hampir seluruh gedung hangus terbakar pada pukul 22.55 WIB.
Memasuki dini hari, api merambat dan membakar tiga ruko di sekitar lokasi, yakni Sport Station, Sushi Resto, dan Toko Bolde.
Warga segera melaporkan kebakaran ke Pemadam Kebakaran, yang dibantu personel kepolisian dengan satu unit Armoured Water Cannon (AWC) untuk mempercepat pengendalian api.
Proses pemadaman berlangsung hingga pukul 03.00 WIB, sementara lokasi baru dinyatakan aman pada pukul 09.00 WIB.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun, kerugian materiil masih dalam proses perhitungan pihak manajemen Rita Pasaraya Cilacap.
Polisi juga menunggu hasil laboratorium forensik untuk memastikan penyebab kebakaran.
Kepada masyarakat dan pengunjung, pihak kepolisian mengimbau tetap berhati-hati terhadap potensi bahaya korsleting listrik, terutama pada gedung-gedung dengan instalasi listrik tua atau tidak terawat.*