BANTEN – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMAN 1 Cigemblong, Kabupaten Lebak, kembali menuai sorotan.
Dalam video yang beredar di media sosial, tampak telur dan jagung yang masih mentah dibagikan kepada siswa.
Wakil Kepala Sekolah SMAN 1 Cigemblong, Pepi Habibi, membenarkan kejadian itu terjadi pada Jumat (23/1).
Baca Juga: Antisipasi Gangguan Kamtib, Jajaran Lapas Labuhan Ruku Periksa Teralis Kamar Hunian Pepi menyebut sekitar 100 dari 227 porsi MBG bermasalah karena berisi telur mentah, sementara jagung juga belum dimasak.
"Sekitar 100 porsi dari total 227 siswa penerima MBG hari itu bermasalah. Masa siswa harus memasak sendiri? Di sekolah dari mana kompor untuk memasak?" ujar Pepi.
Pepi juga mengungkapkan, kejadian ini bukan yang pertama.
Sejak program MBG diterapkan di sekolah tersebut, sempat ditemukan belatung di sayuran dan buah melon yang sudah berlendir pada 12 Januari lalu.
Pihak SPPG dari Yayasan Amanah Permas Agung buka suara terkait insiden ini.
Kepala SPPG, Rasudin, menyatakan ada sekitar 15 kilogram telur mentah yang terdistribusi ke siswa.
Ia menegaskan kejadian ini bukan kesengajaan, melainkan akibat kelalaian petugas dapur karena posisi telur mentah dan matang berdekatan saat pengemasan.
"Ini bukan unsur kesengajaan, melainkan kelalaian dalam proses kerja. Setiap tahapan harus dicek berulang kali. Kalau semua dijalankan sesuai prosedur, kejadian seperti ini bisa dihindari," jelas Rasudin.
Pihak yayasan berjanji akan memperketat pengawasan dan meningkatkan kedisiplinan petugas, terutama terkait kebersihan dan keamanan pangan, agar peristiwa serupa tidak kembali terulang.*