JAKARTA – Setelah melalui proses panjang, jenazah Oshima Yukari, seorang pramugari yang sempat hilang dalam kebakaran Plaza Glodok, akhirnya teridentifikasi. Jenazahnya, yang menjadi salah satu dari tiga korban kebakaran yang berhasil diidentifikasi oleh Tim DVI RS Polri, telah diurus oleh keluarga. Ayah Oshima, Edi Sunarsono (68), mengaku ikhlas meski sempat berharap keajaiban dapat menyelamatkan putrinya.
Pada Jumat (24/1/2025), Oshima Yukari, yang termasuk dalam daftar korban hilang, dinyatakan sebagai salah satu dari tiga korban kebakaran Plaza Glodok yang teridentifikasi. Dua korban lainnya adalah Aulia Belinda Karupang (28) dan Suki Fitria Radja (42). Soni, ayah dari Oshima Yukari, menyatakan bahwa jenazah putrinya sudah diurus oleh keluarga yang ada di Jakarta, dan mereka telah memberikan surat kuasa untuk pengurusan jenazah.
“Sudah, saya sudah mendapat kabar dari polisi, kalau jenazah anak saya sudah teridentifikasi,” ujar Soni saat ditemui. Soni mengungkapkan bahwa jenazah Oshima Yukari akan dipulangkan ke Kendal untuk dimakamkan di pemakaman umum desa Bangunsari, Patebon.
Rencananya, jenazah akan tiba pada hari Sabtu (25/1/2025). Walaupun sempat berharap ada mukjizat, Soni kini menerima kenyataan dan berlapang dada. Ia percaya bahwa semua yang terjadi sudah menjadi takdir dari Tuhan. Sementara itu, Kepala Rumah Sakit Polri Kramatjati, Brigjen Prima Heru, menyatakan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan keluarga untuk proses pengangkutan jenazah.
“Jenazah Oshima Yukari akan dititipkan di RS Polri Kramatjati sampai keluarga datang untuk mengambilnya,” ujar Brigjen Prima. Oshima Yukari adalah bagian dari rombongan pramugari yang terjebak dalam kebakaran di Plaza Glodok pada Kamis (23/1/2025). Mereka diketahui berada di ruang karaoke yang terletak di lantai 9 Plaza Glodok saat kebakaran terjadi.
Sementara itu, Tim DVI RS Polri sedang mendalami beberapa bagian tubuh yang masih belum teridentifikasi. Proses identifikasi yang dilakukan berdasarkan pencocokan data postmortem dan antemortem telah berhasil mengidentifikasi tiga korban, dan mereka akan segera diserahkan ke pihak keluarga untuk dimakamkan dengan layak.
(christie)