PEKANBARU, RIAU– Jalur pipa gas milik perusahaan BUMN di Jalur Lintas Timur Sumatera, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Riau, meledak pada Jumat sore, 2 Januari 2026.
Ledakan memicu kobaran api besar yang membumbung tinggi dan menyebabkan arus lalu lintas Riau–Jambi macet total.
Kapolres Indragiri Hilir AKBP Farouk Oktora mengatakan ledakan terjadi sekitar pukul 16.30 WIB di Desa Batu Ampar.
Baca Juga: 1.833 Personel Polda Sumut Naik Pangkat, Kapolda Tekankan Profesionalisme Hingga petang, api masih belum berhasil dipadamkan.
"Pipa gas itu milik perusahaan negara. Saya sedang menuju lokasi," kata Farouk.
Berdasarkan rekaman video yang beredar, api berwarna merah menyala terlihat membesar di sekitar lokasi kejadian.
Titik ledakan juga dilaporkan berada tidak jauh dari tiang Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET), sehingga meningkatkan risiko keselamatan.
Besarnya kobaran api membuat petugas belum dapat mendekati lokasi. Aparat kepolisian dan tim terkait menetapkan radius aman hingga 300 meter dan mengalihkan arus lalu lintas.
"Kami tidak bisa mendekat. Anggota sudah siaga dan memberikan imbauan karena ini jalur lintas timur menuju Jambi," ujar Farouk.
Hingga berita ini diturunkan, penyebab kebocoran pipa gas masih dalam penyelidikan. Tidak ada laporan korban jiwa, namun gangguan lalu lintas berdampak signifikan terhadap aktivitas transportasi antarprovinsi.*
(ds/dh)