LABUAN BAJO – Dunia sepak bola bersedih atas tragedi tenggelamnya kapal wisata KM Putri Sakinah di Perairan Pulau Padar, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Salah satu korban yang dikonfirmasi meninggal adalah Fernando Martin, pelatih tim cadangan putri Valencia CF Femenino B, beserta tiga anaknya.
Kapal KM Putri Sakinah berangkat dari Pulau Komodo pukul 20.00 Wita menuju Pulau Padar.
Baca Juga: Dua Bocah Kembar Meninggal Usai Tenggelam di Kolam Renang Citraland Deli Serdang Namun, kapal dihantam ombak besar dan mengalami mati mesin hingga akhirnya tenggelam.
Kapal membawa 11 penumpang, terdiri dari enam anggota keluarga Fernando Martin, empat kru kapal, dan seorang pemandu wisata.
Tim SAR Gabungan segera diterjunkan ke lokasi menggunakan RIB Pos SAR Manggarai Barat.
Dari 11 penumpang, tujuh berhasil diselamatkan, termasuk kapten kapal Lukman, tiga ABK, seorang pemandu wisata, dan dua penumpang WNA Spanyol.
Sementara empat korban, termasuk Fernando Martin dan tiga anaknya, masih dalam pencarian.
Melalui kanal resmi, Valencia CF menyampaikan rasa duka cita mendalam.
"Valencia CF berduka cita atas wafatnya Fernando Martin, pelatih Valencia CF Femenino B, serta tiga anaknya dalam kecelakaan kapal yang tragis di Indonesia," tulis pihak klub.
Klub juga menegaskan solidaritas dan dukungan penuh kepada keluarga korban, rekan tim, serta seluruh jajaran Valencia CF Femenino dan Akademi VCF.
Kecelakaan ini menjadi peringatan akan pentingnya keselamatan di laut, terutama bagi wisatawan dan aktivitas kapal wisata di Labuan Bajo yang rawan gelombang tinggi.*