BALIGE, SUMATERA UTARA – Balai Pasogit Datu Pejel di Desa Parsaoran Sibisa, Kecamatan Ajibata, Kabupaten Toba, terbakar pada Rabu (24/12/2025) sore.
Balai yang terbuat dari kayu beratapkan ijuk berukuran 4x4 meter itu mengalami kerusakan total, dengan perkiraan kerugian materil mencapai Rp100 juta.
Kapolsek Lumban Julu, AKP RE Sitohang, menyebut api pertama kali muncul di atap yang terbuat dari ijuk, material yang sangat mudah terbakar.
Baca Juga: Hashim: Prabowo Tidak Memiliki Lahan Sawit Sehektare Pun di Indonesia Kebakaran diketahui sekitar pukul 15.30 WIB oleh beberapa anak yang tengah bermain handphone di balai karena terhubung dengan WiFi kantor desa.
"Masyarakat segera berdatangan dan berupaya memadamkan api dengan alat seadanya," ujar AKP Sitohang, Jumat (26/12/2025).
Pihak kepolisian telah memasang garis polisi, mengamankan TKP, mencatat saksi-saksi, dan mengamankan barang bukti.
Meski demikian, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan. "Kita belum dapat menyimpulkan apa penyebabnya sampai saat ini," kata Sitohang.
Balai Pasogit Datu Pejel dimiliki oleh seluruh keturunan Datu Pejel (Nairasaon) dan menjadi salah satu aset budaya lokal yang penting bagi masyarakat setempat.*
(tm/dh)