LHOKSEUMAWE — TNI membubarkan aksi sekelompok orang yang membawa bendera Gerakan Aceh Merdeka (GAM) di jalan nasional lintas Banda Aceh–Medan, tepatnya di Simpang Kandang, Desa Meunasah Mee, Kecamatan Muara Dua, Kota Lhokseumawe, Rabu siang (24/12/2025).
Pembubaran dipimpin langsung Komandan Korem 011/Lilawangsa Kolonel Infanteri Ali Imran.
Ia bersama prajurit TNI mendatangi kelompok tersebut yang terlihat mengibarkan simbol GAM di sisi jalan dan meneriakkan yel-yel.
Baca Juga: Bantah Isu Viral Warga Sulit Dapat Bantuan, Danrem 011/Lilawangsa: Distribusi Logistik Korban Bencana di Aceh Mulai Normal Aksi itu sempat menyebabkan arus lalu lintas tersendat dan mengganggu aktivitas pengguna jalan.
Meski situasi sempat tegang, pembubaran berlangsung tanpa kekerasan. Ali Imran meminta kelompok tersebut menghentikan aksinya dan menurunkan atribut yang dibawa.
Spanduk dan kain menyerupai umbul-umbul GAM kemudian diserahkan secara sukarela.
Di bawah pengendalian langsung Ali Imran, aksi yang melibatkan puluhan orang itu akhirnya mereda. Kelompok tersebut membubarkan diri setelah berdialog dengan aparat.
"Pendekatan yang dilakukan secara persuasif," kata seorang warga yang menyaksikan pembubaran aksi tersebut.
Warga sekitar terlihat mendukung langkah TNI yang dinilai menjaga ketertiban tanpa tindakan represif.
Di tengah proses pembubaran, TNI mengamankan seorang pria yang diduga menjadi provokator.
Pria tersebut membawa sebuah tas yang kemudian diketahui berisi senjata api jenis pistol dan senjata tajam berupa rencong.
Menurut keterangan di lokasi, pria itu sempat meneriakkan ajakan perlawanan dan berusaha menghindari petugas.