SALATIGA — Hujan deras yang mengguyur Kota Salatiga sejak siang hari Senin, 22 Desember 2025, memicu longsor yang menyebabkan pagar SMP Negeri 7 Salatiga roboh.
Peristiwa terjadi sekitar pukul 16.30 WIB, di Jalan Setiaki No. 15, Kelurahan Dukuh, Kecamatan Sidomukti.
Pagar yang roboh berada di area atas ruang perpustakaan sekolah.
Baca Juga: Solidaritas Tanpa Henti, GAMKI Sumut Salurkan 10 Ton Bantuan untuk Korban Banjir Jelang Natal Menurut Ipda Bernie Surya Widiatmaka, Perwira Samapta Polres Salatiga, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.
"Kejadian awalnya diketahui saksi yang mendengar suara gemuruh dari dalam lingkungan sekolah setelah hujan deras," ujar Bernie.
Saksi kejadian antara lain Hari (50), warga sekitar, dan Zamroni Chalid (54), Kepala SMP Negeri 7 Salatiga.
Berdasarkan pemeriksaan awal, pagar roboh akibat tanah longsor, dengan retakan tanah di sekitar lokasi yang berpotensi memicu longsor susulan.
Kerugian material diperkirakan mencapai Rp50 juta, meliputi pagar besi sepanjang kurang lebih 20 meter beserta pondasi sekitar 4 meter, serta retakan tanah sepanjang 15 meter.
Kapolres Salatiga, AKBP Veronica, menegaskan keselamatan warga menjadi prioritas. Lokasi kejadian telah diamankan dengan garis polisi, dan koordinasi dengan BPBD serta instansi terkait terus dilakukan untuk mengantisipasi longsor susulan.
Masyarakat diimbau membatasi aktivitas di sekitar area terdampak hingga dinyatakan aman.*
(k/dh)