NUNUKAN — Sebanyak lima rumah warga di wilayah pedalaman Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, ludes terbakar pada Senin pagi, 15 Desember 2025.
Kebakaran diduga dipicu percikan api yang menyambar bahan bakar minyak (BBM) saat proses pemindahan menggunakan mesin pompa.
Peristiwa itu terjadi di Jalan Poros Provinsi, Simpang 3, RT 03, Desa Apas, Kecamatan Sebuku.
Baca Juga: Pertamina EP Tarakan Latih Warga Binaan Lapas Nunukan Olah Rumput Laut Jadi Produk Bernilai Ekonomi Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Nunukan, Wahyudi Kawariyin, mengatakan laporan kebakaran diterima sekitar pukul 09.00 Wita.
"Yang terbakar lima rumah warga. Semua rumah berbahan kayu," kata Wahyudi melalui keterangan tertulis.
Menurut dia, api pertama kali muncul dari rumah salah satu warga yang menjual BBM.
Saat kejadian, seorang pekerja sedang memindahkan BBM ke drum menggunakan mesin pompa BBM jenis dynamo listrik atau Diesel Fuel Pump (DAP).
Dalam proses tersebut, BBM diduga merembes ke mesin dan memicu percikan api.
"BBM yang dipindahkan ke drum sebagian merembes ke mesin DAP. Terjadi percikan api yang langsung menyambar BBM bensin," ujar Wahyudi.
Api dengan cepat membesar dan membakar rumah milik Hamsir, sebelum kemudian merembet ke empat rumah warga lain yang saling berdekatan.
Seluruh bangunan yang terbakar merupakan rumah kayu, sehingga api mudah melahap seluruh bagian bangunan.
Akibat kejadian ini, lima kepala keluarga kehilangan tempat tinggal. Mereka adalah Hamsir, Dewi, Uttang, Sugeng, dan Hendi.