ACEH UTARA – Sebuah truk milik Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Aceh Utara yang membawa bantuan logistik untuk korban banjir diduga dibakar massa di Gampong Kaki Bale, Kecamatan Langkahan, Rabu sore, 10 Desember 2025.
Peristiwa itu terjadi menjelang waktu magrib dan langsung memicu kehebohan di tengah upaya distribusi bantuan ke wilayah terdampak.
Kepala Satpol PP Aceh Utara, Iskandar, membenarkan kejadian tersebut.
Baca Juga: Update Korban Banjir dan Longsor Sumatra, BNPB: 990 Tewas, 225 Hilang Ia menyebutkan laporan dari anggota di lapangan menyatakan bahwa insiden berlangsung ketika truk sedang dalam perjalanan menuju salah satu titik terdampak banjir.
"Informasi awal dari anggota kami, kejadiannya pada Rabu sore menjelang Magrib," kata Iskandar saat dikonfirmasi, Kamis, 11 Desember 2025.
Menurut Iskandar, truk BL 8013 KI itu awalnya ditugaskan mengantar bantuan logistik ke Gampong Sarah Raja, Kecamatan Langkahan, salah satu wilayah yang terisolir akibat banjir dan lumpur tebal.
Namun, akses jalan tidak dapat dilintasi kendaraan karena ketinggian lumpur mencapai batas yang membahayakan.
"Jalannya tidak bisa dilewati kendaraan," ujar Iskandar.
Karena situasi tersebut, pengemudi memutuskan untuk kembali ke arah Kecamatan Jamboe Aye. Namun, perjalanan pulang justru membawa petaka.
Saat melintas di Gampong Kaki Bale, truk tiba-tiba mengalami pecah ban. Kendaraan kehilangan kendali dan terguling ke arah aliran sungai.
"Personel di dalam truk ada empat orang dan semuanya selamat," kata Iskandar.
Dalam beberapa video yang beredar di media sosial, terlihat kobaran api yang melahap bodi truk.