MEDAN – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) merilis data terbaru mengenai dampak bencana banjir dan longsor yang melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Korban meninggal dunia kini mencapai 990 orang, sementara 225 orang masih dinyatakan hilang.
Dilansir dari data resmi BNPB, Kamis (11/12/2025) pukul 20.09 WIB, sedikitnya 5.100 warga mengalami luka-luka dan lebih dari 833 ribu jiwa masih mengungsi di berbagai titik yang tersebar di tiga provinsi tersebut.
Baca Juga: Gubernur Mualem Dapat Laporan 80 Ton Bantuan Hilang, Pemkab Bener Meriah Bantah: Semua Logistik Tercatat "Bencana hidrometeorologi ini berdampak pada 52 kabupaten/kota, dengan tingkat kerusakan yang sangat masif," tulis BNPB dalam laporan resminya.
Kerusakan infrastruktur tercatat signifikan. BNPB melaporkan 157.900 rumah rusak, dari ringan hingga berat.
Selain itu, bencana juga merusak 1.200 fasilitas umum, 219 fasilitas kesehatan, 581 fasilitas pendidikan, 434 rumah ibadah, serta 498 jembatan yang terputus.
Provinsi Aceh menjadi wilayah dengan dampak paling besar. Berikut rincian sebaran korban:Aceh- 407 orang tewas- 31 orang hilang- 4.300 orang terluka
Sumatera Utara- 343 orang tewas- 98 orang hilang- 698 orang terluka
Sumatera Barat- 240 orang tewas- 96 orang hilang- 113 orang terluka
Skala kerusakan yang besar memicu kebutuhan anggaran pemulihan yang juga sangat tinggi.
Pemerintah sebelumnya memperkirakan biaya rehabilitasi dan rekonstruksi infrastruktur dasar di tiga provinsi itu mencapai Rp51 triliun.
Pemerintah pusat dan daerah kini tengah mempercepat proses pencarian korban hilang, penyaluran logistik, serta pembukaan akses wilayah yang terisolasi.