JAKARTA – Insiden mengejutkan terjadi di SDN 01 Kalibaru, Cilincing, Jakarta Utara, pada Kamis (11/12).
Sebuah mobil pengantar menu Makan Bergizi Gratis (MBG) menabrak kerumunan siswa dan guru yang sedang berada di halaman sekolah.
Akibat kejadian ini, 21 orang, terdiri dari guru dan siswa, mengalami luka-luka dan harus menjalani perawatan medis di RSUD Koja.
Baca Juga: 18 Siswa SD Kalibaru Luka-Luka Usai Ditabrak Mobil MBG, Sopir: Dikira Injak Rem, Ternyata Gas Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, memastikan sopir pengganti mobil SPPG yang terlibat dalam insiden tersebut merupakan pegawai resmi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Sopir yang diketahui bernama Adi Irawan memang beberapa kali pernah menggantikan sopir reguler dalam pengiriman MBG.
"Memang pernah beberapa waktu lalu ketika sopir reguler sakit. Untuk minggu ini, ini baru yang kedua kali. Kita perlu cek apa yang terjadi hari ini," kata Dadan saat membesuk korban di rumah sakit.
Dadan menegaskan, pihaknya tidak menutup SPPG pascakejadian.
Koordinasi dengan pihak sekolah akan dilakukan untuk memastikan proses pengiriman MBG ke depan tidak memicu trauma bagi siswa.
Polisi, melalui Kapolsek Cilincing Kompol Bobi Subasri, menjelaskan bahwa sopir pengganti mengaku salah menginjak pedal kendaraan saat menanjak menuju sekolah.
"Ini keterangan sementara. TKP berada di tanjakan menuju sekolah," ujarnya.
Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Asep Edi Suheri, menegaskan kepolisian akan mengusut tuntas insiden ini.
Selain penyelidikan, pihaknya akan menggelar kegiatan trauma healing bagi para siswa yang terdampak.