TAPANULI SELATAN — Sungai Aek Garoga di Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), kembali meluap pada Selasa sore, 9 Desember 2025.
Luapan terjadi sekitar pukul 15.30 WIB setelah hujan deras mengguyur kawasan hulu sungai dan menyebabkan debit air meningkat secara cepat.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Tapsel, Idham Halid Pulungan, mengatakan kondisi cuaca di wilayah Tapsel hingga saat ini belum mengalami perbaikan yang signifikan.
Baca Juga: BPBD: Korban Banjir–Longsor Sumut Tembus 340 Jiwa, 128 Masih Hilang "Kondisi cuaca memang belum membaik. Hujan masih menyertai wilayah Kabupaten Tapanuli Selatan dan sekitarnya," ujar Idham.
Idham menjelaskan bahwa curah hujan tinggi di wilayah hulu menjadi pemicu utama meluapnya sungai tersebut.
Pihak BPBD masih terus memantau perkembangan debit air dan mengimbau warga agar tetap waspada.
Berbeda dengan banjir bandang pekan lalu yang membawa material kayu gelondongan dan merenggut puluhan korban jiwa, Tim SAR menyebutkan bahwa kenaikan air kali ini tidak disertai material serupa.
Anggota Tim SAR di lokasi, Decky Chandrawan, mengatakan bahwa meski tidak ada kayu hanyut, kerusakan tetap terjadi.
"Timbunan jalan nasional batas Tapanuli Selatan–Tapanuli Tengah yang baru dibangun pascabanjir bandang kembali tergerus arus Sungai Aek Garoga," ujarnya.
Timbunan tersebut diketahui hanyut terbawa arus kuat ketika debit air meningkat. Kerusakan ini kembali menghambat akses transportasi dan menyulitkan pergerakan petugas di lapangan.
Akibat situasi yang memburuk, aktivitas Tim SAR di lokasi sementara dihentikan untuk menghindari hal-hal yang membahayakan personel.
Petugas kembali mengevakuasi warga yang masih berada di sekitar kawasan rawan banjir.