BANGKA BARAT – Hujan deras yang mengguyur Bangka Belitung beberapa hari terakhir memicu banjir yang merusak infrastruktur dan properti warga di Bangka Barat.
Ruas jalan di Dusun Sinar Kelabat, Desa Cupat, tergerus arus banjir sehingga putus total dan belum bisa dilalui kendaraan roda empat.
Saat ini, akses darurat menggunakan jembatan sementara dari papan kayu untuk memudahkan mobilitas warga.
Baca Juga: Thorcon Tegaskan Proyek PLTN Bangka Belitung Terus Berlanjut, Bukan Mundur Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bangka Belitung, Budi Utama, menjelaskan kerusakan jalan terjadi akibat gorong-gorong terseret arus banjir.
"Dugaan sementara karena hujan deras yang terjadi sejak beberapa hari terakhir," ujar Budi, Selasa (9/12/2025).
Selain infrastruktur, arus banjir juga menjebol sebuah toko milik warga di wilayah tersebut.
Petugas BPBD setempat terus melakukan pendataan korban dan pemantauan wilayah terdampak untuk memastikan keselamatan warga.
Hingga saat ini, belum ada laporan korban jiwa.
Budi menambahkan, pemulihan jalan dan bangunan rusak akan dilakukan bekerja sama dengan pemerintah daerah setempat. Sementara itu, BMKG Pangkalpinang memprediksi potensi hujan lebat disertai angin kencang dan petir masih akan terjadi di wilayah Bangka Belitung, termasuk potensi banjir akibat pasang air laut (rob).
Data sementara mencatat sebanyak 973 rumah di Pangkalpinang dan 94 rumah di Bangka Tengah terdampak banjir rob. Warga dihimbau untuk tetap waspada dan mengikuti arahan pihak berwenang.*
(k/dh)